Pendukungnya Ancam Penggal Jokowi, Prabowo Diminta Bersuara

-

- Advertisment -

Pendukungnya Ancam Penggal Jokowi, Prabowo Diminta Bersuara

Ketua Umum Tim Jokowi Mania Immanuel Ebenezer memberikan keterangan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (11/5/2019). (Foto: Kompas)

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Wakil Kepala Rumah Aspirasi Jokowi-Amin, Michael Umbas meminta capres nomor urut 02, Prabowo Subianto tidak tinggal diam atas sikap pendukungnya yang mengancam akan memenggal kepala Presiden Jokowi.
“Kami meminta Pak Prabowo Subianto bersuara atas ancaman pendemo kepada Pak Jokowi. Jangan justru diam dan bersembunyi. Coba Pak Prabowo lihat dan dengar pendukung Anda ini,” kata Umbas dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (11/5/2019).
Video yang menggambarkan seorang pria mengancam akan memenggal kepala Jokowi sebelumnya tersebar di media sosial. Video itu diduga diambil dalam demonstrasi di depan Kantor Bawaslu RI, Jumat (10/5/2019) kemarin.
Lihat Juga: Prabowo Sebut Media Merusak Demokrasi
Umbas mengecam keras sikap pendemo itu. Menurut dia, pendemo tersebut terbukti bermental barbar dan penyebar teror.
“Ancaman yang akan memenggal kepala Jokowi jelas meresahkan. Kami berharap aparat penegak hukum dalam hal ini pihak kepolisian agar menindak pendemo yang mengumbar ancaman pembunuhan,” kata dia.
Jika kejadian seperti ini dibiarkan, menurut dia, akan berpotensi menjurus konflik di tengah masyarakat. Ia pun mengimbau seluruh pendukung Jokowi supaya tetap tenang. “Tidak perlu melakukan pembalasan, apalagi di tengah bulan suci Ramadhan. Sebagai sesama manusia, kami mendoakan si pendemo mendapat pintu maaf dari Tuhan Yang Maha Esa,” kata dia.
Lihat Juga: Pengancam Penggal Kepala Jokowi Dikenai Pasal Makar
Sebelumnya, relawan pendukung Joko Widodo yang tergabung dalam organisasi JokowiMania melaporkan video yang menggambarkan seorang pria mengancam akan memenggal Jokowi ke Polda Metro Jaya, Sabtu (11/5/2019) siang.
Ketua Umum Tim Jokowi Mania Immanuel Ebenezer mengatakan, pihaknya melaporkan pria dalam video beserta pembuat video tersebut.
“Beda pandangan politik silakan. Tapi kalau sudah mengancam atau ingin menghilangkan nyawa seseorang itu bahaya, ini enggak bisa kita biarkan. Ini yang kami laporkan persoalan itu,” ujarnya.

Baca Juga: SBY Kritik Kampanye Prabowo di GBK
Gara-gara Pilpres, Dua Warga Aceh Dibui
Dugaan Hoax, Jubir Prabowo-Sandi Dipolisikan

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda