Home / BERITA TERBARU / Austria Larang Pemakaian Jilbab di Sekolah Dasar

Austria Larang Pemakaian Jilbab di Sekolah Dasar

Ilustrasi jilbab.

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Undang-undang yang dimaksudkan untuk melarang anak perempuan Muslim mengenakan jilbab di sekolah dasar mulai diberlakukan di Austria.

Peraturan ini disahkan parlemen dengan dukungan partai pemerintah yang berhaluan kanan tengah, Partai Rakyat (OVP) dan partai sayap kanan Partai Kebebasan (FPO). Sementara hampir semua oposisi menentangnya.

Guna menghindari kesan bahwa undang-undang itu menargetkan kelompok Muslim, teks undang-undang itu berbunyi pakaian yang dipengaruhi secara ideologis atau agama yang dikaitkan dengan penutup kepala.

Pemerintah Austria sendiri pada Rabu (15/5) malam mengatakan bahwa, penutup kepala patka yang dikenakan oleh anak laki-laki Sikh atau yarmulke Yahudi tidak akan terpengaruh karena undang-undang itu merujuk pada pakaian kepala yang menutupi semua rambut atau sebagian besar dari itu.

Pengecualian juga dibuat untuk penutup kepala dengan alasan medis atau perlindungan terhadap hujan atau salju seperti dikutip Sindonews dari Deutsche Welle, Jumat (17/5/2019).

Gadis-gadis Muslim biasanya mulai mengenakan jilbab saat pubertas dan pihak-pihak pro pemerintah mengakui bahwa undang-undang tersebut diperuntukkan bagi anak perempuan Muslim.

Mantan menteri pendidikan Partai Sosial Demokrat, Sonja Hammerschmid, menuduh pemerintah berusaha menjadi berita utama alih-alih menyelesaikan masalah integrasi atau pendidikan.

Organisasi komunitas Muslim resmi Austria, IGGO, mengatakan akan secara hukum menentang undang-undang destruktif yang mendiskriminasi secara eksklusif terhadap Muslim.

Baca Juga: 6 Peraturan di Aceh yang Bikin Heboh

Daftar Negara yang Melarang Cadar

Tragedi Teror Masjid di Selandia Baru akan Difilmkan