Home / ACEH / 757 Kepri Jaya Mogok, Ini Komentar Anwar

757 Kepri Jaya Mogok, Ini Komentar Anwar

Pelatih Persiraja, Anwar. (Muhammad Fadhil/Klikkabar.com)

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Pelatih Persiraja, Anwar menilai bahwa protes yang dilakukan tim 757 Kepri Jaya FC terhadap kepemimpinan wasit yang memimpin laga tersebut di Stadion H Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh, Sabtu malam, 26 Agustus 2017 tidak perlu terjadi.

“Kalau kita lihat situasi tadi tidak ada apa-apanya, bahkan kita lebih parah main di luar, kita lihat normal pertandingan tadi,” kata Anwar kepada wartawan usai pertandingan.

Sebagaimana diketahui, laga antara Persiraja melawan 757 Kepri Jaya terpaksa dihentikan pada menit 75.

Keputusan tersebut diambil oleh wasit karena pemain lawan mogok melanjutkan pertandingan.

Keputusan itu dilakukan Kepri Jaya sebagai bentuk protes terhadap wasit yang memimpin pertandingan, karena menganulir gol mereka pada menit 75.

Gol tersebut dianulir karena pemain yang mencetak gol dalam posisi offside.

BACA: 757 Kepri Jaya Mogok di Lampineung

Anwar mengaku kecewa dengan aksi mogok pemain 757 Kepri Jaya. Padalah, pemain Persiraja masih ingin berjuang untuk menambah gol.

Mengenai peluang lolos ke Babak 16 Besar, Anwar mengatakan bahwa Persiraja harus menunggu hasil dari dua pertandingan tim lainnya, yaitu PSMS Medan dan PSPS Pekanbaru.

Jika dua tim itu meraih hasil akhir dengan kemenangan, maka dipastikan peluang Persiraja untuk lolos tertutup.

Bahkan, untuk memastikan bertahan di Liga 2 musim depan, Feri Komul dan kawan-kawan harus menjalani babak play off bersama 15 tim lainnya.

Di babak play off, Lantak Laju harus berjuang habis-habisan untuk finish di 5 besar. Karena sesuai aturan, di babak play off hanya 5 tim yang bertahan di Liga 2 musim 2018, selebihnya terjun ke Liga Nusantara.

“Jika lolos ke babak 16 Besar kita berusaha untuk lolos Liga 1 musim depan, tapi jika tidak lolos kita akan berjuang di babak play off supaya bertahan di Liga 2 musim depan,” jelas Anwar. []

REPORTER: MUHAMMAD FADHIL