Home / ACEH / Satelit Deteksi Tujuh Hotspot di Aceh

Satelit Deteksi Tujuh Hotspot di Aceh

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Satelit Terra dan Aqua mendeteksi tujuh titik panas di wilayah Aceh melalui penyensoran dengan teknologi modis.
“Petang ini tepat pukul 15.20 WIB, satelit deteksi tujuh hotspot (titik panas) di Aceh,” ucap Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Stasiun Kelas I Blang Bintang, Zakaria di Aceh Besar, Rabu.
Titik titik panas tersebut terpantau berada pada empat kabupaten/kota di provinsi yang terletak di bagian ujung Utara dari Pulau Sumatera itu.
Dari total titik panas terdeteksi itu, tiga titik di antaranya berada di Aceh Timur. Lebih tepatnya di dua kecamatan yakni Simpang Ulim dua titik dan Madat satu titik.
Lalu dua titik panas terpantau di Aceh Tamiang yang keduanya berada di Kecamatan Seruway dan masing-masing satu titik di Simeuleu serta Seunuddin.
“Simeuleu tepatnya di Kecamatan Simeuleu Selatan satu titik dan Aceh Utara di Kecamatan Seunuddon satu titik,” jelasnya.
Pihaknya telah memperingatkan sejumlah wilayah pesisir Timur, Barat dan Selatan di Aceh masih dilanda musim kemarau panjang yang baru berakhir di September tahun 2017.
“Hutan dan lahannya terutama di kawasan gambut, rawan terbakar. Masyarakat di Aceh kami minta mewaspadai dan menjaga kemunculan titik api,” tegas Zakaria.
Seperti dilaporkan, pekan lalu sekitar 62 hektare hutan dan lahan terutama di lahan bergambut dalam kondisi hangus terbakar pada tiga kabupaten yakni Pidie 50 hektare, Nagan Raya 10 hektare dan Aceh Barat dua hektare.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pidie Apriadi mengaku areal hutan yang terbakar ditumbuhi oleh tanaman pinus berada di Desa Seukeuk Kecamatan Tangse.
“Kondisi (hutan terbakar) sudah padam, hanya tinggal sisa api kecil. Tim karhutla (kebakaran hutan dan lahan), di antaranya terdiri Kodim, Polres dan BPBD Pidie ‘stanby’ (siaga) di tempat kejadian,” ujarnya. (ACEH ANTARA)