Home / ACEH / Ombudsman RI akan Investigasi Kasus Manggamat

Ombudsman RI akan Investigasi Kasus Manggamat

Ilustrasi, Kepala Ombudsman RI perwakilan Aceh, Dr. Taqwaddin Husein saat menggelar konferensi pers dengan sejumlah wartawan di Kantor Ombudsman, Lamgugop, Banda Aceh, Selasa 10 Januari 2017. (Muzakir MK/Klikkabar)

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Terkait kasus yang terjadi di Kecamatan Manggamat, Aceh Selatan yang telah menyebabkan dangkalnya sungai dan terjadinya banjir ketika musim hujan, Ombudsman RI Perwakilan Aceh berencana akan melakukan investigasi terkait hal ini.

“Mungkin nantinya kita akan memberikan saran/rekomendasi kepada Pemerintah Aceh untuk melakukan review izin yang ada di Manggamat tersebut sebelum menimbulkan bencana besar,” kata Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Dr Taqwaddin kepada wartawan pada Selasa, 30 Mei 2017.

BACA:

GATOT Aceh Selatan Desak Cabut Izin Pertambangan

Ini 5 Tuntutan Gatot Aceh Selatan pada Pemerintah

Ia mengatakan, menurut hasil investigasi dari LSM ada dugaan bahwa perusahaan di sana (Manggamat) belum mempunyai amdal, jadi Ombudsman akan memanggil semua pihak terkait menyangkut masalah ini.

“Ada dugaan Maladministrasi yang terjadi disini yang dikhawatirkan kedepan membawa sisi negatif seperti rusaknya sarana jalan, kantor pemerintahan, dan lain lain akibat dari banjir tersebut yang akhirnya mengganggu pelayanan kepada publik,” kata dia.

Seperti diberitakan di media selama ini bahwa Manggamat harus segera diselamatkan sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Taqwaddin menilai bahwa hal ini menjadi pelajaran penting kepada Pemerintah Aceh maupun pemerintah daerah ke depan harus sangat hati-hati dalam mengeluarkan izin untuk perusahaan apapun.

“Amdalnya harus betul-betul dikaji,” sebut Taqwaddin yang juga pengurus Forum Pengurangan Resiko Bencana (F-PRB) Aceh ini.

Ia menyebutkan bahwa selama ini sudah banyak masuk laporan kepada Ombudsman RI Perwakilan Aceh terkait galian C yang juga merusak lingkungan dan fasilitas publik, seperti di Abdya dan Aceh Utara.
“Lokasi galin C berada di dekat jembatan dan bendungan, ini kan sangat bahaya walaupun pertambangan skala kecil,” jelas Taqwaddin.[]

REPORTER: MUHAMMAD FADHIL