Home / ACEH / Harapan Megawati kepada Irwandi Yusuf

Harapan Megawati kepada Irwandi Yusuf

Foto: Rmol

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Pemerintah dan masyarakat Aceh diharapkan memberikan perhatian yang serius terhadap Taman Nasional Gunung Leuser. Sehingga Kawasan Pelestarian Alam itu selalu dalam kondisi yang baik.

Begitu harapan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat berdialog dengan Gubernur Aceh terpilih Irwandi Yusuf di kediamannya Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Kamis (23/3) sore.

“Saya berharap Taman Nasional Gunung Leuser dijaga. Karena taman nasional tidak hanya untuk kita saja tapi internasional juga mengamatinya. Apa langkah Aceh untuk bisa melakukan penyelamatan Taman Nasional Gunung Leuser,” ujarnya.

Selain itu, Megawati juga meminta Pemerintah Provinsi Aceh untuk memberikan perhatian yang cukup terhadap sejumlah tokoh wanita pejuang yang namanya sudah melegenda, seperti Tjut Nyak Dien dan Laksamana Malahayati.

“Mereka simbol perjuangan yang berasal dari kaum perempuan Aceh. Bukan karena saya perempuan juga lho,” kata Megawati.

Dia mengatakan Irwandi Yusuf bersama masyarakat Aceh tentu bisa melakukan dialog atau kajian secara khusus sehingga para wanita pejuang tersebut akan terus dikenang khususnya oleh masyarakat Aceh.

Megawati pun sempat menyinggung keberadaan makam Muhammad Daud Syah yang merupakan Sultan Aceh terakhir, yang menurut informasi berada di salah satu wilayah di Jakarta.

Megawati juga meminta Irwandi bersama seluruh masyarakat Aceh untuk bergotong royong demi kemajuan dan masa depan Aceh yang lebih baik.

“Saya punya alasan kenapa mengusung Pak Irwandi Yusuf dalam pilkada kemarin. Saya berharap beliau bisa menjadi landasan era baru Aceh,” ucap Megawati.

Untuk diketahui, Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) adalah salah satu Kawasan Pelestarian Alam di Indonesia seluas 1.094.692 Hektar. Taman nasional ini mengambil nama dari Gunung Leuser yang menjulang tinggi dengan ketinggian 3404 meter di atas permukaan laut di Aceh.

Taman nasional ini meliputi ekosistem asli dari pantai sampai pegunungan tinggi yang diliputi oleh hutan lebat khas hujan tropis, dikelola dengan sistem zonasi yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya dan pariwisata. (Rmol)