Home / ACEH / Pasangan Cagub Aceh Deklarasi Pilkada Damai

Pasangan Cagub Aceh Deklarasi Pilkada Damai

img-20161110-wa0035

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH- Enam pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur (Cagu-Cawagub) Aceh tahun 2017 menggelar dan menandatangani ikrar Pemilian Kepala Daerah (Pilkada) damai dan berintergitas, Kamis 10 November 2016 di Mapolda Aceh. Ikrar pemilu damai ini ditandai dengan pelepasan burung merpati.

Ikrar pemilu damai ini difasilitasi oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh yang berlangsung bertepatan pada peringatan hari pahlawan nasional.

Enam pasangan Cagub-Cawagub Aceh sudah tiba di lokasi 2 jam sebelum acara dimulai. Semua pasangan calon terlihat duduk berbaur sambil berbincang-bincang. Para kandidat juga saling mendatangi untuk bersalaman.

Plt Gubernur Aceh, Mayjend TNI (Pur) Soedarmo beserta rombongan tiba di lokasi sekira pukul 10.30 Wib usai pacara peringatan hari pahlawan di lapangan Blang Padang, Banda Aceh. Turun didampingi oleh Kapolda Aceh Irjend Pol Rio S Djambak, Pangdam Iskandar Muda, Mayjend TNI Tatang Sulaiman, Wakil Ketua DPRA, Irwan Djohan, Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud dan sejumlah pejabat lainnya.

Saat tiba di ruang deklarasi Pilkada damai, Plt Gubernur langsung mendatangi kandidat satu persatu. Semua kandidat disalami dan bahkan saling berangkulan. Lalu ia pun menuju ke tamu undangan VVIP lainnya yang sudah terlebih dulu berada di lokasi.

“Semua pasangan calon hadir hari ini dan mereka semua adalah pahlawan rakyat Aceh yang akan memperjuangkan kepentingan masyarakat,” kata Ketua KIP Aceh, Ridwan Hadi dalam sambutannya.

Ridwan Hadi mengemukakan, penyapaian visi-misi kanddatdi hadapan sedang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) pada tanggal 28 Oktober 2016. Tanggal tersebut bertepatan perigatan hari sumpah pemuda. Kemudian deklarasi Pikada damai dan berintegritas diselenggarakan 10 November 2016, bertepatan hari peringatan pahlawan nasional.

“Tentunya dengan semangat pahlawan, semangat Teuku Umar, kita tandatangani dan ikrar pemilu damai pada hari pahlawan, sehingga bisa menghasikan pemilu berintegritas , aman dan damai,” ungkapnya.

Ridwan Hadi berharap, pelaksanaan kampanye bisa berlangsung aman dan damai di seluruh Aceh. Ini juga menjadi harapan semu pihak, Pilkada di Aceh bisa berjalan denan damai.

“Karena sesuai motto KIP, pillihan boleh berbeda tetapi kita bersaudara, jadi apapun hasilnya nanti bisa diterima oleh semua pihak,” tegasnya.

Sementara itu Plt Gubernur Aceh, Mayjend TNI (Purn) Soedarmo mengatakan, deklarasi Pilkada damai ini bertepatan dengan peringatan hari pahlawan. Dengan ada penandatanganan dan ikrar pemilu damai, maka sudah ada kesepakatan dan kesepahaman untuk melaksanakan pemilu damai. “Semangat pahlawan pada 10 November, bisa memperjuangkan kesejah teraan rakyat,” imbuhnya.(mdk)

Apa Komentar Anda?

komentar