Calon Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah yang juga ketua DPD Partai Demokrat Aceh. (Muhammad Fadhil/Klikkabar)
KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Nova Iriansyah, Calon Wakil Gubernur Aceh yang berpasangan dengan Irwandi Yusuf sangat menyesalkan insiden yang terjadi di Pidie pada Rabu siang, 2 November 2016.
Hal tersebut dikatakan Nova Iriansyah kepada Klikkabar.com melalui layanan WhatsApp Rabu sore, 2 November 2016.
(Baca: Bendera Partai Aceh Dibakar Massa, Baliho Irwandi-Nova Rusak di Pidie)
(Baca: Adi Laweung: Seluruh Kader dan Simpatisan Harus Menahan Diri dan Tetap Santun)
“Kita semua prihatin terhadap kejadian tersebub, terlepas atribut pihak mana yang dirusak dan siapa yang merusak,” ujar Nova yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Aceh.
Ia menghimbau kepada semua pihak untuk menahan diri dan tidak bertindak sendiri dalam menyikapi sebuah masalah. Karena, menurut Nova, dirinya percayakan penanganan insiden tersebut kepada pihak Kepolisian sebagai penegak hukum dan para pihak yang lain yang berkompeten.
“Saya mohon kepada pihak kepolisian untuk mengidentifikasi penyebabnya, tidak hanya melihat akibat yang ditimbulkan. Kepada seluruh pendukung Paslon untuk tidak mudah terpancing provokasi, belum tentu penyebabnya pihak-pihak yang kita duga, bisa saja ada pihak lain yang sengaja mengadu domba serta memprovokasi agar Pilkada di Aceh tidak berjalan dengan damai,” tutur Nova Iriansyah.
Disisi lain, orang nomor satu di partai Demokrat Aceh ini juga mengapresiasi pihak Kepolisian yang cepat tanggap dan menangani inseiden tersebut dengan sangat baik.
“Saya juga menghimbau agar media massa cetak, elektronik dan online dapat bertindak profesional dalam membuat pemberitaan. Semoga media benar-benar netral dan sejuk dalam pemberitaannya. Semoga hal ini menjadi insiden yang pertama dan terakhir dan kedepannya Pilkada berlangsung dengan penuh kedamaian,” tutupnya.[]
Apa Komentar Anda?
komentar
Klikkabar.com Jujur Mengabarkan
