Puluhan bendera Partai Aceh yang dibakar di Aceh Jaya. (Istimewa)
KLIKKABAR.COM, ACEH JAYA – Situasi politik Aceh di beberapa wilayah jelang Pilkada 2017 mulai memanas. Setelah peristiwa pembakaran atribut Partai Aceh di Pidie kemarin yang membuat suasana sempat tegang, pembakaran atribut partai kembali terjadi.
Kali ini aksi pencabutan dan pembakaran atribut Partai Aceh terjadi di Aceh Jaya yang diduga dilakukan oleh salah satu tim pendukung calon bupati.
Peristiwa pembakaran atribut partai ini dibenarkan oleh Juru Bicara DPW Partai Aceh Kabupaten Aceh Jaya, Azis Muhajir.
Azis Muhajir menyayangkan aksi main hakim sendiri yang dilakukan oleh salah satu tim sukses calon Bupati Aceh Jaya. Menurutnya hal ini merupakan aksi provokasi yang akan merusak nilai-nilai demokrasi jelang pelaksanaan pilkada 2017.
“Kami menilai tindakan arogan seperti ini dapat menciptakan kegaduhan politik, padahal kemarin kita baru saja mengikuti Deklarasi Pilkada Berintegritas dan Damai yang diselenggarakan oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Jaya,” ujar Azis Muhajir kepada Klikkabar.com, Kamis 3 November 2016.
“Ini merupakan potret praktek-praktek ortodoks yang dapat mencederai pesta demokrasi di Aceh Jaya. Seharusnya mereka dapat bekerja sama untuk menjaga keamanan dan kenyamanan di lingkungan masyarakat,” tambah Azis.
Terkait peristiwa ini, pengurus PA Aceh Jaya menginstruksikan kepada kader dan pendukung Partai Aceh untuk tidak terpancing dengan aksi provokasi tersebut.
“Kita menginstruksikan kepada seluruh kader untuk menahan diri dan tidak terpancing, dan jangan sekali-kali melakukan tindakan aksi balas dendam,” ungkapnya.
“Dalam hal ini kita meminta kepada pihak kepolisian untuk mengusut perkara ini sampai tuntas,” pungkas Azis Muhajir. []
Apa Komentar Anda?
komentar
Klikkabar.com Jujur Mengabarkan
