Home / ACEH / Adi Laweung: Seluruh Kader dan Simpatisan Harus Menahan Diri dan Tetap Santun

Adi Laweung: Seluruh Kader dan Simpatisan Harus Menahan Diri dan Tetap Santun

IST

IST

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Juru Bicara (Jubir) Partai Aceh (PA) Suadi Sulaiman atau yang akrab disapa Adi Laweung meminta Panwaslih dan aparat kepolisian Pidie harus mengusut tuntas pembakaran bendera dan alat peraga Partai Aceh (PA) yang terjadi di jalan Kembang Tanjong, Pidie dibakar massa, Rabu, 2 November 2016.

Hal tersebut disampaikan Jubir Partai Aceh (PA) Suadi Sulaiman atau yang akrab disapa Adi Laweung saat dihubungi Klikkabar.com melalui sambungan telepon, Rabu, 2 November 2016.

(Baca: Bendera Partai Aceh Dibakar Massa, Baliho Irwandi-Nova Rusak di Pidie)

“Panwaslih dan aparat kepolisian harus memberi sanksi tegas serta mengusut tuntas pelaku yang menurunkan dan melakukan pembakaran alat peraga dan bendera Partai Aceh (PA),” kata Adi Laweung.

Dia menjelaskan, kejadian tersebut bermula saat kesepakatan untuk menurunkan atribut serta alat peraga kampanye kedua kandidat calon gubenur Aceh yaitu Irwandi-Yusuf dan Muzakir Manaf di dekat kantor camat setempat. Saat itu didapati alat peraga Irwandi Yusuf dicoret-coret, namun tidak diketahui pasti siapa yang mencoret alat peraga tersebut.

“Saat itu saya langsung menanyakan keseluruh kader PA disana, namun tidak ada yang mengetahui siapa yang melakukan hal tersebut,” katanya

Lanjutnya, sekira pukul 10.00 WIB massa PNA Pidie langsung melakukan upaya penurunan dan pembakaran terhadap bendera dan alat peraga Partai Aceh (PA). Adi Laweung juga menuding bahwa aksi tersebut dikomandokan langsung oleh Thamrin Ananda, Jubir Partai Nasional Aceh (PNA) Pusat.

“Ini sangat jelas bahwa yang melakukan adalah pihak PNA,” tutur Adi Laweung.

Meskipun demikian, Adi Laweung berharap kepada seluruh relawan, simpatisan, KPA dan pendukung Partai Aceh Pidie untuk menahan diri dan tidak melakukan upaya balasan.

“Semua pihak harus menahan diri dan jangan terpancing dengan kejadian ini. Mari sama-sama kita serahkan kepada Panwaslih dan aparat penegak hukum. “Saya juga berharap seluruh simpatisan dan kader Partai Aceh (PA) untuk tetap santun untuk menyukseskan Pilkada Aceh. Kepada kandidat lain jangan cuma menyerukan Pilkada halal namun perbuatannya haram dilapangan,” pungkasnya

Adi Laweung berharap semoga kejadian tersebut tidak terjadi lagi, karena menurut dia, Partai Aceh (PA) hadir untuk menyukseskan Pilkada santun dan menjemput kemenangan.[]

REPORTER : RAMADHAN

Apa Komentar Anda?

komentar