Wakil Presiden Mahasiswa UIN Ar-Raniry, Misran saat berorasi di depan kantor PLN Aceh menuntut agar PLN tidak lagi melakukan pemadaman listrik di Aceh
KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Terkait dengan perubahan logo baru UIN Ar-Raniry, Wakil Presiden Mahasiswa UIN Ar-Raniry, Misran meminta panitia atau dewan juri untuk dapat mengkaji ulang pemenang logo tersebut.
“Kita minta untuk dikaji ulang terhadap pemenang logo baru itu, karena kita melihat respon publik tidak baik terhadal kemunculan logo tersebut,” kata Misran. Minggu 16 Oktober 2016.
Menurutnya, publik menilai logo tersebut terindikasi mengandung simbol bintang david, yang merupakan simbolnya Israel atau Yahudi.

“Alangkah baik ini direspon secara baik oleh panitian dan dewan juri, agar masalah ini tidak menimbulkan kegaduhan. Apalagi publik menginginkan logo baru UIN Ar-Raniry mengandung unsur keislaman dan keacehan,” ungkap dia.
Selain itu, Misran mengatakan respon publik terhadap logo baru UIN Ar-Raniry adalah hal wajar, mengingat UIN Ar-Raniry memiliki hostoris yang tidak dapat dilepaskan dari rakyat Aceh.
“Sebagai “hate” nya rakyat Aceh, maka logo UIN Ar-Raniry harus benar-benar menunjukkan identitas keacehan dan keislaman,” tutup Misran.
Apa Komentar Anda?
komentar
Klikkabar.com Jujur Mengabarkan