Foto: (kiri-kanan) Ketua Umum NGO ASGA Syed Jamaluddin Bin Syed Abdullah, Pemerintah Aceh yang diwakili Kepala Bappeda Aceh Ir. Anhar Abubakar, dan President MSU Prof. Tan Sri Dato’ Wira Dr. Mohm Shukri Ab Yajid saat launching Program Kesehetan NGO ASGA Internasioal di Aula Dinas Kesehatan Aceh, Sabtu 20 Agustus 2016.
KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – NGO ASGA (Aceh Security Group Antara Bangsa) internasional bekerjasama dengan Management and Sience University (MSU) Malaysia, akan menggelar pengobatan gratis bagi masyarakat fakir miskin di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Utara. Acara pengobatan gratis yang dilakukan oleh para anggota ASGA itu akan berlangsung mulai tangga 20-23 Agustus 2016 mendatang.
Selain pengobatan gratis NGO ASGA juga akan bergerak dibidang pengentasan kemiskinan dan pemberantasan narkoba.
Gubernur Aceh Zaini Abdullah dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Bappeda Aceh Anhar Abubakar saat launching kegiatan tersebut di Aula Kantor Dinas Kesehatan Aceh, Banda Aceh, Sabtu 20 Agustus 2016, mengapresiasi dan mendukung penuh keberadaan ASGA dan MSU di Aceh yang akan melakukan kegiatan sosial berupa pengobatan gratis bagi masyarakat dan kegiatan sosial lainnya.
Menurutnya, program yang dilakukan ASGA itu selaras dengan program yang sedang diemban Pemerintah Aceh saat ini. “Gubernur Aceh sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan sosial ASGA di Aceh. Kegiatan ini sanga selaras dengan program utama Pemerintah Aceh saat ini yaitu fokus dalam bidang kesehatan, pengentasan kemiskinan dan pemberantasan narkoba,” ujar Anhar.
Lanjut Anhar, kehadiran ASGA yang mayoritas anggotanya dari Malaysia pasti akan diterima langsung oleh masyarakat Aceh. Alasannya, masyarakat Aceh dan Malaysia memiliki banyak kesamaan dan serumpun dengan kultur dan budaya. Apalagi dari dulu sampai sekarang, Aceh dan Malaysia memiliki hubungan emosional yang sangat dekat.
“Aceh dan Malaysia punya hubungan emosionl yang dekat. Sejak masa Sultan Iskandar Muda hingga sekarang, masyarakat Aceh dan Malaysia terus menjalin hubungan persaudaraan. Kehadiran orang Malaysia akan sangat mudah diterima oleh masyarakat Aceh begitu halnya saat orang Aceh datang ke Malaysia, rasanya seperti pulang ke negeri sendiri,” celetusnya.
Anhar juga menambahkan bahwa Pemerintah Aceh menyambut baik terhadap program NGO ASGA International terhadap warga Aceh secara gratis, apalagi didukung penuh oleh MSU.
Untuk sekedar diketahui, NGO ASGA Internasional berkantor pusat di Kuala Lumpur, Malaysia. Disamping itu ASGA memiliki kantor perwakilan dibeberapa negara seperti Indonesia dan beberapa negara lainnya. Khusus di Aceh, hingga saat ini, ASGA sudah memilki kantor perwakilan hampir di seluruh kabupaten/kota dan sudah banyak melakukan kegiatan-kegiatan sosial di Aceh termasuk program pemberian rumah bantuan bagi warga yang benar-benar miskin.
Selain didukung penuh oleh Management dan Sience University (MSU) Malaysia, program ASGA juga mendapat dukungan/donatur dari beberapa negara dunia. ASGA sendiri fokus bergerak dalam bidang kesehatan, pengentasan kemiskinan dan pemberantasan narkoba. []
Apa Komentar Anda?
komentar
Klikkabar.com Jujur Mengabarkan