Home / ACEH / Ini Makna Nomor Urut Dua Bagi Apa Karya

Ini Makna Nomor Urut Dua Bagi Apa Karya

Apa Karya membawa perbaikan syarat dukungan calon independen berupa fotokopi KTP ke KIP Aceh, Jumat, 30 September 2016. (Ramadhan/Klikkabar)

Apa Karya membawa perbaikan syarat dukungan calon independen berupa fotokopi KTP ke KIP Aceh, Jumat, 30 September 2016. (Ramadhan/Klikkabar)

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Pasangan Zakaria Saman-T Alaidinsyah (ZAKAT) resmi mendapatkan nomor urut dua sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil pada Pilkada Aceh 2017 mendatang.

Hasil tersebut diketahui setelah Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh menggelar rapat pleno pengundian dan penetapan nomor urut pasangan calon Gubernur Aceh periode 2017-2022 di Ruang Rapat Utama Gedung DPR Aceh, Selasa 25 Oktober 2016.

Bagi Apa Karya –sapaan akrab Zakaria Saman,– nomor urut dua mempunyai makna yang luas salah satunya yaitu “dua kalimat syahadat”.

Hal tersebut dikatakan Apa Karya melalui Ketua DPP Syedara Apa Karya, Safrizal kepada Klikkabar.com, Selasa, 25 Oktober 2016.

“Menurut Apa karya, nomor dua itu banyak maknanya, salah satunya adalah “Dua Kalimah Syahdat”. Dan Apa Karya tidak mempermasalahkan dengan nomor tersebut,” kata Safrizal.

Disisi lain, sebut Safrizal, Apa Karya juga mengaku sangat bersyukur dengan mendapatkan nomor urut tersebut. Karena, pada saat pengundian tadi, para peserta Pilkada telah menunjukkan nilai-nilai yang sangat demokratis.

“Apa Karya sangat bersyukur dengan nomor tersebut dan tidak mempermasalahkannya karena itu diundi secara demokratis tadi,” tutur Safrizal.

“Kita mengharapkan masyarakat Aceh dapat memilih pemimpin sesuai hati nurani mereka tanpa tekanan atau intimidasi dengan mengedepankan prinsip demokratis serta menghindari konflik antar pendukung,” tambahnya.

Untuk diketahui, dalam pengundian tadi pagi, KIP Aceh juga menetapkan nomor urut kepada pasangan calon Gubernur Aceh lainnya.

Untuk nomor urut satu diisi pasangan Tarmizi A Karim – Maksalmina Ali. Berikutnya nomor urut tiga yaitu pasangan calon Abdullah Puteh-Sayed Mustafa Usab.

Kemudian nomor urut empat yaitu, pasangan calon Zaini Abdullah-Nasaruddin, diurutan ke lima pasangan Muzakir Manaf-TA Khalid dan nomor urut enam jatuh kepada pasangan calon Irwandi Yusuf- Nova Iriansyah.

Pengundian tersebut dipimpin langsung oleh ketua KIP Aceh, Ridwan Hadi.[]

(Baca: Abu Doto: Nomor 4, Nomor yang Bersejarah)

Apa Komentar Anda?

komentar