Ombudsman Ungkap Penyebab 21 RS Turun Kelas di Aceh

-

- Advertisment -

Ombudsman Ungkap Penyebab 21 RS Turun Kelas di Aceh

Kepala Ombudsman Perwakilan Aceh, Taqwaddin.

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Ombudsman Perwakilan Aceh mengungkap penyebab  turun kelas sebanyak 21 RS di Aceh karena penerapan optimal Pasal 13 Permenkes No 56 Tahun 2015 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit.
Dalam ketentuan itu ditegaskan bahwa penetapan klasifikasi RS didasarkan pada 4 indikator, yaitu pelayanan, SDM, peralatan, dan bangunan/prasarana.
“RS di Aceh tidak memenuhi empat indikator itu sehingga hasil review Kemenkes direkomendasikan turun kelas. Bisa jadi waktu diberikan predikat status yang lalu, penerapan ketentuan belum optimal dan diharapka  dalam lima tahun ini semua indikator di atas harus lebih ditingkatkan dan dioptimalkan,” kata Kepala Ombudsman Perwakilan Aceh Taqwaddin, Selasa (23/7/2019).
Taqwaddin menuturkan  jumlah dan kualitas SDM yg masih kurang memadai. Minimnya dokter spesialis, misalnya, menjadi salah satu item terkait indikator itu. Belum lagi kualitas pelayanan, kelengkapan prasarana, dan peralatan yang masih belum selengkap yang diharapkan.
“Ombudsman menyarankan pengelola RS yang turun kelas sesegera mungkin berbenah melengkapi semua tolok ukur yang sesuai dengan Permenkes tersebut,” ajaknya.
Disebutkan, adanya warning Kemenkes terkait rekomendasi turun kelas harus disikapi positif untuk melakukan upaya korektif, rehabilitatif, dan konstruktif. Tidak perlu kecewa berlebihan terhadap penurunan kelas ini, masih ada waktu dan kesempatan untuk melakukan perbaikan.
“Kami prihatin atas banyaknya rumah sakit di Aceh yang direkomendasikan turun kelas. Ini mengindikasi lemahnya kinerja tata kelola rumah sakit yang good governanve,” pungkasnya.

Lihat Juga: 3 Rumah Sakit Aceh Timur Turun ke Kelas D
RSUD Dr Zubir Mahmud Layak di Kelas C
21 Rumah Sakit di Aceh Direkomendasikan Turun Kelas

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda