Home / ACEH / Perawat Non PNS di Aceh Utara Mogok Kerja

Perawat Non PNS di Aceh Utara Mogok Kerja

Abdullah

KLIKKABAR.COM, ACEH UTARA- Sejumlah perawat non PNS pada Puskesmas Tanah Jambo Aye kabupaten Aceh Utara hari ini mogok kerja hingga dengan batas waktu yang tidak bisa ditentukan karena pembayaran Jasa Medis yang tidak Jelas, kegiatan mogok kerja tersebut sudah berlangsung sejak Kamis 17 Mei 2018.

Ketua Gerakan Nasional Perawat Honorer Indonesia (GNPHI) Aceh Utara Abdullah, mengatakan Perawat Bakti Puskesmas Tanah Jambo Aye mogok kerja mohon Pemerintah Aceh Utara memperhatikan mereka.

“Mereka menuntut haknya dan menuntut keadilan dimana tuntutan para perawat tersebut jasa BPJS dikembalikan ke 15% yang saat ini dikurangi menjadi 10%,” ujarnya.

Abdullah menyampaikan hak yang diberikan kepada Perawat non PNS tidak sesuai dengan beban kerja yang diterima oleh Perawat disejumlah puskesmas-puskesmas.

“Selain tidak menerima jasa yang jelas mereka juga mendapat ancaman di keluarkan apabila tidak memiliki STR. Nah, ini yang sangat kita sayangkan padahal seharusnya Pemerintah menyeragamkan dulu aturan baik ditingkat Kabupaten, Provinsi hingga Nasional,” pungkas Abdullah

Salah satu Perawat yang ikut mogok kerja tersebut Barmawi Taib mengatakan, aksi mogok kerja turut diikuti oleh Tenaga Kesehatan lainnya yang terdiri dari Bidan, Gizi, Apoteker, dan tenaga Laboratorium

Ia mengatakan hal ini dilakukan untuk mendapat perhatian dari Pemerintah Aceh Utara agar memerhatikan kesejahteraan tenaga kesehatan non Pegawai Negeri Sipil.

“Selama ini Pemerintah Aceh Utara abstain dalam memberikan jasa kepada tenaga kesehatan non PNS, kami hanya menerima uang jasa dalam bentuk sumbangan dari PNS, bukan dari pemerintah Aceh Utara,” katanya

Menurutnya, padahal jauh sebelum aksi mogok dilakukan pewakilan tenaga kesehatan non PNS tersebut sudah melakukan berbagai upaya ke Pemerintah Aceh Utara baik ke Eksekutif maupun Legislatif.

“Disaat pertemuan dengan Komisi E DPRK Aceh Utara, kepala BKPP menegaskan bahwa tidak ada kategori tenaga non PNS di dinas tersebut, hal ini bertolak belakang dengan kenyataan di lapangan bahwa tenaga kesehatan non PNS menempati posisi penting di Puskesmas seperti di ruang UGD, Rawat Inap, Ruang Bersalin, hampir semua tenaga kerjanya diisi oleh tenaga non PNS,” ujarnya.

Ia menuturkan berarti Pemerintah Aceh Utara terkesan tutup mata dengan kesejahteraan tenaga non PNS, belum lagi intimidasi yang diterima pihaknya di lapangan. Hal inilah yg memicu Tenaga Kesehatan non PNS Puskesmas Tanah Jambo Aye melakukan aksi mogok kerja.

“Kami sangat berharap pemerintah Aceh Utara sigap merespon hal ini. demikian semoga ada titik terang di bulan yg penuh berkah ini,” pungkas Barmawi.

Laporan: Fahmy M Al-Asyi