Simon Pablo (tengah). (IST)
KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Manajemen Aceh United FC (AUFC) berhasil mendatangkan eks pelatih Persita Tangerang, Simon Pablo untuk menukangi klub tersebut di Liga 2 Indonesia musim depan.
Pelatih asal Chile itu didatangkan dari klub Assalam FC Timur Leste. Nama Simon Pablo memang tak asing lagi bagi masyarakat Aceh.
Ia pernah menjadi juru taktik PSSB Bireuen di kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2012 silam atau saat ini disebut dengan Liga 2. Saat itu, PSSB Bireuen dihuni oleh pemain yang manyoritas alumni Paraguay.
Meski rata-rata berusia di bawah 20 tahun, kehadiran Simon mampu membawa tim berjuluk Laskar Kota Juang itu finis di papan tengah klasemen akhir.
Presiden Aceh United, M Zaini Yusuf kepada Klikkabar.com, Rabu 27 Desember 2017 mengatakan, kehadiran Simon Pablo ke Aceh United merupakan bukti keseriusan manajemen klub untuk mengejar target promosi ke Liga 1 Indonesia musim 2019 mendatang.
Selain mendatangkan pelatih Simon. Manajemen juga sudah menyepakati kontrak dengan sejumlah bintang-bintang asal Aceh yang bermain di Liga 1 dan 2 musim 2017.
BACA: Syakir dan Syahrizal Merapat ke Aceh United
Beberapa di antara mereka, rinci Zaini, merupakan pemain yang pernah berguru sepakbola di Paraguay beberapa tahun silam.
Mereka yang didatangkan adalah Syahrizal (Celebest FC), Zikri Akbar (Mitra Kukar), Brian Muharram (Persih, Persikad Depok), Zulfadly (Persiraja).
Kemudian, Syakir Sulaiman (Bali United), Ferry Komol (Persiraja), Defri Riski (PSPS Pekanbaru), Busairi (Barito Putra), TM Nur Fadly (Borneo FC), Mursal (PSMS Medan) dan Wahyudi (kiper 757 Kepri).
“Masih ada beberapa pemain lainnya yang sedang kami incar dan masih nego untuk melengkapi skuad AUFC tahun ini, semua pemain pemain baru tersebut akan melengkapi pemain AUFC FC Liga 3 tahun 2017 lalu,” kata Zaini.
Ia menambahkan, latihan pedana Aceh United akan dilaksanakan pada 8 Januari 2018 mendatang di Stadion Harapan Bangsa, Lhoong Raya, Banda Aceh.
Latihan tersebut akan dipimpin coach Efendy HT, sedangkan Coach Simon baru tiba di Aceh tanggal 14 Januari dan akan memegang tim keesokan harinya.
“Saya berharap talenta-talenta muda Aceh yang saat ini masih bermain di luar Aceh baik di Liga 1 atau 2 agar dapat kembali ke klub asal Aceh di Liga 2 baik Persiraja maupun AUFC,” ujar Zaini. []
REPORTER: MUHAMMAD FADHIL
Klikkabar.com Jujur Mengabarkan