Home / ACEH / Ini Pesan Ummi Kalsum di Hari Ibu

Ini Pesan Ummi Kalsum di Hari Ibu

Anggota DPR Aceh, Ummi Kalsum

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Pada peringatan hari Ibu yang tepat jatuh  pada tanggal 22 Desember ini, diharapkan para kaum Ibu harus bisa lebih mandiri namun tidak meninggalkan kodratnya sebagai seorang Ibu.

Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Ummi Kalsum kepada klikkabar.com, saat wawancara langsung di ruang Fraksi Partai Aceh, Jumat 22 Desember 2017.

Menurut Anggota Komisi VII di DPR Aceh ini, tugas seorang ibu merupakan tugas dan peran yang sangat mulia, yang mana menurutnya dari proses melahirkan hingga menyusui, “serta menjaga sang anak hingga dia menjadi dewasa,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa seorang ibu adalah pendidik yang pertama mengajarkan untuk mentauhidkan Allah,” tambah Ummi seraya mengatakan, bahwa seorang ibu yang tidak pernah lupa berzikir yang meminta sang bayi mereka selalu dalam kebaikan.

Hal lain disampaikan oleh Anggota Komisi VII DPR Aceh yang membidangi Agama dan Kebudayaan tersebut, walaupun kaum ibu sudah memangku tugas negara, dalam hal itu dirinya mencontohkan sebagai anggota parlemen, namun tidak meninggalkan perannya sebagai seorang ibu.

“Kita seorang ibu yang memangku tugas negara ( Anggota DPRA) dalam hal ini sebagai anggota parlemen, namun tidak lepas dalam peran seorang ibu dalam keluarga,” kata anggota DPR Aceh asal Pidie ini.

Disisi lain, seorang ibu tetap harus belajar banyak dalam mengelola keuangan keluarganya, dalam berbagai segmen.

“Seorang ibu harus belajar ilmu akuntansi, sebagaimana dalam pengelolaan keuangan rumah tangga, walaupun ini tugas kepala keluarga yaitu bapak, karena bapak pemimpin dalam keluarga sedangkan ibu adalah wakilnya,” kata Anggota DPRA dari Partai Aceh (PA) ini.

Dalam hal kesehatan, di hari ibu yang ke-89 ini para kaum ibu juga diminta untuk mengetahui tentang ilmu gizi, dikarenakan setiap wabah penyakit yang akan menyerang anak-anaknya, mereka (kaum ibu) sedikitnya mengerti cara pencegahan.

“Seorang ibu juga harus merawat anak dan keluarga, Wanita adalah marwah dalam keluarga,” terang Ummi Kalsum yang sekarang ini menjadi anggota Komisi VII di DPR Aceh.

Selain itu, disampaikan oleh Hj. Ummi Kalsum, semua keteladanan dari seorang laki-laki tergantung dari sang istri mereka. Dan Islam menempatkan perempuan pada posisi yang mulia dan terhormat.

Namun disisi lain, kaum permpuan juga memiliki tugas besar untuk berperan membangun bangsa yang memiliki peran sebagai benteng pertahanan sebuah peradaban .

“Nabi Muhammad SAW bersabda yang artinya wanita adalah tiang negara, Jika baik wanita maka baiklah negara. Dan jika rusak wanita maka rusaklah negara,” terang Ummi Kalsum

Maka dirinya meminta para kaum ibu untuk mendidik anak- anak mereka di jalah Allah sesuai dengan Perintah Nya.

“Niscaya anak- anak mu menjadi anak yang taat dan menjadi generasi penerus untuk membela agama, bangsa dan negara,” katanya.

Disamping ibu sebagai seorang pendidik juga diminta untuk menjadi pembela perang dalam menjalankan Syariat Islam di bumi Aceh.

“Jauhilah dari budaya yang tidak susuai dengan ajaran islam terutama didalam keluarga sanak famili dan lingkungan luas pada umumnya,” demikian disampaikan oleh Anggota Komisi VII DPR Aceh, Ummi Kalsum tentang hari ibu.

REPORTER : IKHSAN