Fahrizal Dillah menjadi eksekutor finalti untuk Persiraja saat melawan 757 Kepri FC. (Muhammad Fadhil/Klikkabar)
KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Persiraja Banda Aceh ditahan imbang 0-0 pada babak pertama oleh 757 Kepri Fc dalam lanjutan Liga 2 Indonesia 2017 di Stadion H Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh, Sabtu malam, 26 Agustus 2017.
Bermain di hadapan publik sendiri, Persiraja tampil menekan pada menit-menit awal, sehingga menghasilkan sejumlah peluang. Namun, tak berhasil dikonversi menjadi gol.
Pertandingan sempat terhenti menjelang 4 menit berakhirnya pertandingan. Hal tersebut menyusul keributan yang terjadi antara pemain Persiraja dengan wasit yang memimpin pertandingan.
Keributan tersebut berawal ketika pemain Persiraja mendapat finalti, karena dijatuhkan di kotak terlarang. Fahrizal Dillah yang maju sebagai eksekutor mampu menceploskan bola ke gawang.
Namun sayangnya, gol Dillah dianulir oleh wasit. Gol tersebut dianggap tidak sah, karena saat Dillah hendak melakukan sepakan ada salah seorang pemain Persiraja yang bergerak maju ke depan.
Keputusan itu mendapat protes keras dari para pemain. Mereka menganggap gol tersebut sah. Namun, wasit tidak menggubrisnya dan melanjutkan finalti ulang.
Sayangnya, finalti ulang yang dilakukan Dillah tak berjalan mulus. Tendangan eks Semen Padang itu mampu dibendung oleh kiper 757 Kepri, sehingga skor tetap 0-0.
Kapten Persiraja, Mukhlis Nakata menenangkan penonton saat memprotes wasit yang memimpin pertandingan melawan 757 Kepri Fc. (Muhammad Fadhil/Klikkabar)
Sejurus dengan itu, protes keras juga datang dari penonton, lemparan botol mineral berterbangan ke lapangan, sehingga pertandingan terpaksa dihentikan kurang lebih 5 menit.
Setelah perangkat pertandingan melakukan mediasi, akhirnya pertandingan dilanjutkan. Tak ada gol yang tercipta hingga babak pertama usai. []
REPORTER: MUHAMMAD FADHIL
Klikkabar.com Jujur Mengabarkan