Foto: Muhammad Fadhil/Klikkabar
KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Laga Derby Aceh antara Persiraja melawan PSBL Langsa berlangsung panas di Stadion H Dimurthala Lampineung, Banda Aceh, Sabtu malam, 29 Juli 2017.
Kruspiyanto, wasit yang memimpin pertandingan tersebut terpaksa mengusir dua pemain dari lapangan saat pertandingan baru berjalan 14 menit. Kedua pemain yang diusir tersebut yaitu masing-masing pemain Persiraja, Fahrizal Dillah dan pemain PSBL Langsa, Muhammad Nazar.
Kedua pemain itu diganjar kartu merah setelah terlibat baku hantam di lapangan hijau, sehingga berujung pada kericuhan. Kericuhan semakin tak terbendung saat pemain kedua kesebelasan terlibat aksi kejar-kejaran di lapangan hijau.
Sejurus dengan itu, lemparan botol mineral beterbangan di sekitar kerumunan pemain. Pertandingan terpaksa dihentikan sekitar 5 menit. Kedua offisial dan petugas keamanan nampak meredakan suasana yang memanas. Kemudian, pertandingan kembali dilanjutkan.
Pada masa injury time babak pertama, kericuhan kembali terjadi. Penonton yang berada di tribun sebelah kiri melempar botol air mineral ke kiper PSBL Langsa, Zulbahra. Aksi pelemparan tersebut terjadi karena kiper Zulbahra terkesan memperlambat tempo permainan saat menguasai si kulit bundar. Babak pertama, skor imbang 0-0.
Memasuki babak kedua, tempo permainan semakin cepat. Pemain Persiraja beberapa kali menerobos pertahanan PSBL Langsa, namun belum membuahkan gol. Baru, pada menit 58 Stadion H Dimurthala bergumuruh setelah Yosua Pahabol mencetak gol melalui sontekan kaki kanannya.
Gol tersebut berawal dari tendangan bebas yang dilakukan oleh Fani Aulia. Derasnya sepakan Fani membuat kiper PSBL Zulbahra tak mampu membendung bola sehingga rebound. Pahabol yang berdiri tak jauh di hadapan gawang langsung menyambut bola tersebut, skor 1-0 untuk Persiraja. Skor bertahan hingga laga usai.
Tambahan tiga poin tersebut membuat Persiraja berada di peringkat tiga klasemen sementara Liga 2 Indonesia 2017 dengan poin 15. Sementara PSBL Langsa terpuruk di peringkat 6 dengan poin 9. Posisi 6 menjadi ancaman serius bagi PSBL Langsa karena berada di zona merah (degradasi). []
REPORTER: MUHAMMAD FADHIL
BACA:
Klikkabar.com Jujur Mengabarkan
