Home / ACEH / Pengamanan Presiden Jokowi di Aceh Harus Ekstra Ketat

Pengamanan Presiden Jokowi di Aceh Harus Ekstra Ketat

Ilustrasi, Presiden Presiden Joko Widodo saat mengunjungi korban gempa bumi Aceh di Rumah Sakit dr. Zainoel Abidin Banda Aceh, Kamis, 8 Desember 2016 malam. (Muhammad Fadhil/Klikkabar)

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Kepala Staf Kodam Iskandar Muda Brigjen TNI Ahcmad Daniel Chardin mengatakan bahwa pengamanan kedatangan Presiden Joko Widodo yang dijadwalkan tiba di Banda Aceh pada Sabtu, 6 Mei 2017 mendatang harus ekstra ketat.

Hal tersebut dikatakan Ahcmad Daniel saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) pengamanan VVIP kunjungan RI 1 pada kegiatan PENAS XV Tahun 2017 Provinsi Aceh di Ruang Yudha Markas Komando Kodam IM, Kamis, 4 Mei 2017.

“Pengamanan ini harus ekstra karena banyak titik rawan, jalur dan lokasi mulai dari bandara Sultan Iskandar Muda sampai Stadion Harapan Bangsa pelaksanaan PENAS,” kata Ahcmad Daniel seperti dilansir website resmi Kodam IM.

Disebutkannya, sebenarnya pengamanan terhadap kedatangan orang nomor satu di Indonesia tersebut sudah sering dilakukan, namun hal tersebut tidak bisa dianggap remeh.

“Sebenarnya Pengamanan merupakan hal yang sering kita laksanakan namun jangan anggap remeh dan hal yang biasa. Segala sesuatu perlu dipersiapkan dan dikoordinasikan, agar berjalan lancar dan sesuai rencana,” terangnya.

Kasdam juga menekankan pada seluruh anggota rapat agar semua yang terlibat dalam pelaksanaan Pam VVIP ini, harus bersinergi, saling mengisi satu sama lain demi suksesnya kunjungan kerja Presiden RI.[]