Home / BERITA TERBARU / Kuartal Pertama, Garuda Rugi USD99,1 Juta

Kuartal Pertama, Garuda Rugi USD99,1 Juta

KLIKKABAR.COM – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mencatat rugi bersih kuartal I 2017 sebesar USD99,1 juta. Hal ini disebabkan karena meningkatkan harga bahan bakar (fuel) dan konsumsi serta tidak optimalnya sejumlah rute-rute penerbangan baik domestik maupun internasional.

“Penyebabnya karena dalam 1 tahun peningkatan fuel dan sitem reservasi sedangkan jumlah penumpang tidak meningkat. Komposissi fuel itu 20-25%. Total konsumsi meningkat 54% sejak 2015, untuk kuartal I meningkat 13%. Ini lumayanlah, meskipun cost per ASK menurun,”ujar Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala Mansury, di Kantor Garuda Indonesia, Kebon Sirih, Jakarta, Jumat (28/4/2017).

Pahala menambahkan, saat ini beberapa rute-rute penerbangan baik yang dilakukan oleh Garuda Indonesia maupun Citilink mengalami kerugian. Hal ini harus dilakukan evaluasi supaya terjadi peningkatan revenue dan mencari konektivitas untuk memperoleh keuntungan ke depannya.

“Dari 10-20 rute paling gak harus dicari solusinya, misalnya apakah ganti pesawat apa atau bisa dialihkan konektingnnya diubah, atau kita lihat punya uang menaikan harga. Jadi ada beberapa hal. Tapi paling gak rute diberbagai macam cara policynya,”ujarnya.

Dirinya melanjutkan, untuk rute-rute yang merugikan sejauh ini belum ada keputusan. Namun, kata Dia, akan dicarikan solusi terbaik untuk rute tersebut.

“Kita belum tahu apakah ada penghilangan atau mengurangi rute. Rute mana aja banyak domestik dan internasional. Tapi kan tidak serta merta dicoret,”tandasnya, seperti dikutip dari Okezone.