"Jika ingin jujur, karena Syariat Islam lah Indonesia ini merdeka"

-

- Advertisment -

"Jika ingin jujur, karena Syariat Islam lah Indonesia ini merdeka"

Gubernur Mahasiswa Fakiltas Syariah UIN Ar-Raniry
Jaili Farman, Gubernur Mahasiswa Syariah UIN Ar-Raniry

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Tudingan Lembaga Institute Criminal Justice Reform (ICJR) yang mendesak pemerintah untuk mengakhiri hukum cambuk qanun jinayat atau hukum pidana Islam di Aceh dinilai dapat memperkeruh suasana kedamaian yang selama ini dibangun di Aceh.
Hal itulah yang dikatakan oleh Gubernur Mahasiswa Fakultas Syariah UIN Ar-Raniry, Jaili Farman kepada Klikkabar.com. Minggu 23 Oktober 2016. “Bukankah jelas bahwa Aceh mempunyai hak istimewa dalam beberapa hal salah satunya terkait penyelenggaraan syariat Islam.
Menurutnya, ketika kita melihat terhadap aturan yang di undang-undang kan oleh Pemerintah Aceh terkait syariat Islam, masyarakat menerima kenapa ada pihak lain yang mencoba ikut campur dan merusak suasana.
“Selama ini terhadap pelaksanaan hukum cambuk di Aceh tidak ada gejolak yang begitu besar yang dirasakan oleh masyarakat bahkan masyarakat Aceh sangat mengharapkan diberlakukan syariat Islam ini secara kaffah demi terwujudnya maqashid syariah di bumi Aceh,” sebut Jaili.
Ia menambahkan, masyarakat Aceh sangat menjunjung tinggi nilai-syariat Islam, bahkan sebelum Indonesia merdeka rakyat Aceh sudah memberlakukan syariat Islam.
“Masyarakat Aceh mengibaratkan, hukum Islam dan adat Aceh seperti zat ngen sifet. Dimana hukum islam sudah mendarah daging bagi Masyarakat Aceh. Hal ini terlihat jelas pada adat Acehh yang jelas-jelas mengadopsi hukum-hukum Islam. Sehingga tidak heran suasana kedamaian dan keadilan dapat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat Aceh,” tutur aktivis UIN Ar-Raniry ini.
Selain itu, ada pemahaman yang salah tentang syariat Islam, banyak mereka yang salah kaprah mengkaji tentang hukum Islam, sehingga menyimpulkan syariat Islam melanggar HAM atau tidak sesuai dengan hukum nasional maupun internasional.
“Hal itu terjadi, karena referensi mereka dari dunia barat, HAM yang mereka pelajari adalah HAM yang liberal. Kalau kita ingin jujur syariat Islam adalah sistem yang paling sempurna di muka bumi ini. Karena hanya hukum Islam yang benar-benar menjaga kehormatan wanita dan pria, hukum Islam pula yang begitu adil dalam memberikan sanksi sesuai dengan kesalahan yang dilakukan. Dan satu lagi, jika kita ingin jujur, karena hukum Islam pula Indonesia dapat merdeka hingga saat ini, semangat jihad yang dikobarkan oleh para ulama untuk melawan penjajah saat itu,” pungkasnya.

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda