Home / ACEH / Uang Rupiah Bergambar Cut Meutia Segera Terbit, Berjilbab atau Tidak?

Uang Rupiah Bergambar Cut Meutia Segera Terbit, Berjilbab atau Tidak?

Foto ilustrasi uang kertas Rp 1000 bergambarkan pahlawan Aceh Cut Meutia

Foto ilustrasi uang kertas Rp 1000 bergambarkan pahlawan Aceh Cut Meutia

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Bank Indonesia (BI) akan segera menerbitkan uang Rupiah Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan desain atau bentuk yang baru, sebagai pelaksanaan amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang UU Mata Uang.

Direncanakan desain uang baru tersebut akan diterbitkan pada bulan desember tahun 2016 ini. Seperti dilansir dari Okezone, Deputi Gubernur BI Ronald Waas menyebut uang Rupiah desain baru akan terbit pada Desember tahun ini. “Desember mudah-mudahan kita bisa launching,” katanya di Gedung BI, Senin 14 November 2016.

Dalam Keppres Nomor 31 Tahun 2016, tertera salah seorang pahlawan nasional yang berasal dari Aceh, Cut Nyak Meutia sebagai gambar utama dalam uang kertas pecahan Rp. 1000.

Pada lampiran Keppres tersebut gambar Cut Nyak Meutia masih menggunakan gambar yang berupa lukisan sosok Cut Nyak Meutia tanpa menggunakan jilbab.

Gambar Cut Nyak Meutia dalam Keppres nomor 31 tahun 2016

Gambar Cut Nyak Meutia dalam lampiran Keppres nomor 31 tahun 2016

Sebagaimana diketahui pemasangan foto pahlawan wanita yang berasal dari Aceh terus menuai kontroversi, banyak pihak yang berpendapat bahwa pahlawan wanita yang berasal dari Aceh semasa hidupnya selalu menutup aurat, bukan seperti yang digambarkan seperti selama ini, sama halnya dengan foto Cut Nyak Dien pada pecahan Rp. 10.000 saat ini.

Bahkan baru-baru ini, seperti diberitakan oleh Jawa Pos, Kesultanan Aceh Darussalam akan mendorong seluruh pejuang perempuan asal Aceh gambarnya diganti dengan mengenakan hijab atau jilbab.

Hal itu sejalan dengan hukum syariat Islam yang berlaku selama di provinsi paling barat Indonesia itu. “Kita segera melakukan gerakan untuk semua pahlawan wanita Aceh ditampilkan secara Islami. Jangan pernah lagi gambar Cut Nyak Dhien dan para syuhada perempuan kita ditampilkan tanpa hijab, sebagaimana keyakinan mereka,” tandas Tuanku Warul Walidin yang dilansir Rakyat Aceh (Jawa Pos Group), Senin, 14 November 2016.

Tuanku Warul Walidin yang memiliki silsilah keturunan dari Sultan terakhir kerajaan Aceh Darussalam ini menyampaikan, semua gambaran pahlawan wanita Aceh selama ini ditampilkan tidak sesuai dengan syariat Islam. “Perempuan Aceh itu identitasnya itu Syari. Berjilbab. Tapi banyak di buku sejarah dan di berbagai media lainnya ditampilkan tanpa hijab. Ini yang harus kita luruskan,” ujar Tuanku Warul.

Dikatakannya, dulunya beberapa pihak pernah memperjuangkan para pahlawan Aceh ditampilkan sesuai kodratnya, yakni berjilbab. Namun upaya ini kurang mendapat respons yang positif karena tidak ada tindaklanjutnya hingga kini.

Keinginan untuk meluruskan sejarah ini juga disampaikan Ustaz Amir Hamzah yang merupakan salah satu sejarahwan Aceh. Perjuangan untuk mengjilbabkan seluruh pahlawan wanita Aceh sudah dilakukannya bersama rekan-rekannya sejak belasan tahun lalu.

Meskipun desain uang rupiah yang baru akan segera terbit, namun belum ada keterangan atau publikasi resmi dari Bank Indonesia terkait dengan desain yang akan digunakan nanti.

Tentunya harapan besar masyarakat Aceh kepada Bank Indonesia atau pun pihak yang berwenang mendesain uang pecahan Rp 1.000 yang baru nantinya, dapat memahami kearifan lokal dan syariat Islam yang ada di Aceh, dengan memasang gambar Cut Nyak Meutia dalam balutan jilbab yang elegan. Semoga saja..!

Baca juga: Bersiaplah..! Uang Kertas Bergambar Cut Meutia akan Terbit Bulan Desember ini

Apa Komentar Anda?

komentar