Home / ACEH / Sadis! Bocah 13 Tahun di Bener Meriah Bacok Temannya Hingga Tewas

Sadis! Bocah 13 Tahun di Bener Meriah Bacok Temannya Hingga Tewas

Foto: (kiri-kanan), korban pembacokan, dan Waka Polres Bener Meriah Kompol Jufriadi R, S.E menemani tersangka AS saat di periksa oleh penyidik Reskrim. |Humas Polres Bener Meriah

Foto: (kiri-kanan), korban pembacokan, dan Waka Polres Bener Meriah Kompol Jufriadi R, S.E menemani tersangka AS saat di periksa oleh penyidik Reskrim. |Humas Polres Bener Meriah

KLIKKABAR.COM, BENER MERIAH – Kepolisian Resor Bener Meriah mengamankan 1 tersangka beinisial AS, bocah berusia (13) tahun, alamat Kampung Rusip Kecamatan Syiah Utama Kabupaten Bener Meriah. AS merupakan terduga kasus pembacokan terhadap temannya sendiri atas nama Pitri Riski (9) hingga tewas. 

Waka Polres Bener Meriah Kompol Jufriadi R, S.E turut menemani tersangka AS saat di periksa oleh penyidik Reskrim, Sabtu 12 November 2016.

AS nekat membacok kepala korban Pitra Riski dan menusuk leher korban, yang mengakibatkan korban menghembuskan napas terakhirnya di tangan kawan sendiri, akibat gara-gara di senggol.

Kapolres Bener Meriah AKBP Deden Somantri, S.i.K.,M.Si. melalui Kapolsek Syiah Utama Iptu Fathurahman saat dikonfirmasi Tribratanews menerangkan, bahwa insiden pembunuhan di Desa Rusib Kecamatan Syiah Utama, Bener Meriah, terjadi pada Jumat 11 November 2016, dan dilakukan oleh tersangka AS, bocah (13) tahun yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

“Sebelumnya tersangka dan korban pergi bersama-sama ke kebun untuk mencari buah olang olang, sesampai di pohon buah olang olang tersangka AS sempat memotong kayu dan tiba-tiba korban menyenggol tersangka, sehingga jari telunjuk tangan tersangka sebelah kiri terkena parang yang digunakan untuk memotong kayu,” ujar Iptu Fathurahman.

“Setelah itu korban melempar kayu ke arah tersangka AS sehingga mengenai matanya, lantas tersangka AS naik pitam dan emosi kemudian langsung menghampiri korban (Pitra Riski) dan membacok kepala korban sebanyak 3 kali serta menusuk di bagian leher korban 1 kali,” jelasnya.

Akibat bacokan dan tusukan tersebut, lanjut Iptu Fathurahman, korban kehabisan darah dan meninggal dunia di TKP. “Setelah korban meninggal kemudian tersangka AS meninggalkan lokasi kejadian dan melarikan diri,” ungkapnya.

Saat ini pihak kepolisian sektor Syiah Utama sedang berjaga-jaga di kapung Rusip Kec Syiah Utama mengantisipasi amukan dari keluarga korban.

Saat ini tersangka AS sudah diamankan pihak kepolisian untuk dilakukan penyidikan sekaligus untuk menghindari dari amukan warga. []

Apa Komentar Anda?

komentar