Asisten II Setda Aceh, Zulkifli HS. Didampingi Kepala BKPLUH Aceh, Ir. Lukman, M.Si, menyerahkan penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara (APN) tingakat provinsi tahun 2016, di Hotel Oasis Banda Aceh. Pada pembukaan koordinasi dewan ketahanan pangan tahun 2016.
KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH- Asisten Keistimewaan, Ekonomi dan Pembangunan Aceh, Drs Zulkifli Hs, MM, saat membacakan sambutan Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Mayjen (Purn) TNI Soedarmo, pada acara pembukaan Rapat Koordinasi Dewan Ketahanan Pangan tahun 2016, yang di pusatkan di Oasis Hotel, Minggu malam, mengatakan, selain meningkatkan produksi pangan, Pemerintah Aceh juga memberikan perhatian serius dan menjamin kemudahan akses pangan bagi masyarakat.Hal ini dapat dilihat dari ketersediaan Cadangan Pangan Pemerintah setiap tahunnya, serta bantuan pangan kepada kelompok rentan dan transien.
Sementara itu, untuk menjamin ketersediaan pangan, Pemerintah Aceh melalui dinas terkait senantiasa melakukan Operasi Pasardi berbagai daerah. Kegiatan inibertujuan untuk memantau ketersediaan pangan yang terjangkau oleh masyarakat.
“Dengan berbagai langkah ini, setidaknya Aceh bisa mengurangi ancaman kerawanan pangan yang terjadi di berbagai daerah. Hasil survei yang kita lakukan menunjukkan bahwa angka kerawanan pangan terus menurun setiap tahunnya,” kata Zulkifli.
Zulkifli mengungkapkan, berdasarkan hasil survei pemetaan dan analisis daerah rawan pangan yang dilakukan pada tahun 2010, terdapat 133 kecamatan yang ada di 18 kabupaten yang dikategorikan rawan pangan.Namun, pada survei tahun 2014 terjadi penurunan kawasan yang rawan pangan, yaitu tersisa 108 kecamatan.
“Kita berharap pada tahun-tahun berikutnya, jumlah kawasan rawan pangan ini dapat kita turunkan melalui berbagai program nyata dan efektif.Oleh sebab itu perlu perencanan dan evaluasi yang matang, sehingga program pertanian ketahanan pangan dapat diakomodir lebih detail dalam RPJM Aceh dan RPJM kabupaten/kota tahun 2017-2022,” tambah Zulkifli.
Zulkifli berharap, Rakor ini dapat melahirkan ide serta mampu memperkuat kelembagaan dan fungsi Dewan Ketahanan Pangan, sehingga swasembada pangan secara berkelanjutan dapat terwujud di Aceh secara merata dan menyeluruh.
“Sebelum mengakhiri sambutan ini, kami perlu mengingatkan bahwa pada tanggal 6 hingga 11 Mei 2017, Aceh akan menjadi tuan rumah Pekan Nasional Kontak Tani dan Nelayan Andalan ke-15. Kami menghimbau Rakor ini dapat menyusun rencana agar seluruh elemen di Aceh dapat mensukseskan event besar tersebut,” pungkas Zulkifli Hz.
Apa Komentar Anda?
komentar
Klikkabar.com Jujur Mengabarkan
