
KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Film merupakan sarana paling efektif untuk membentuk karakter generasi muda Indonesia sangat dipahami oleh komunitas Scene in Atjeh (Scenia) film. Komunitas yang terbentuk atas kesadaran anak-anak muda pecinta perfilman ini pada sabtu 29 oktober 2016 kemarin, melaksanakan workshop perfilman dengan tema “membangun karakter generasi muda melalui perfilman inspiratif & edukatif”.
“Kegiatan workshop film ini kita adakan dengan tujuan mengembangkan karakter generasi muda melalui perfilman inspiratif dan edukatif, karena kita sadar pengaruh perfilman saat ini amatlah berpengaruh bagi generasi muda khusunya di Aceh,” kata iqra irwanda selaku ketua komunitas Scenia film dalam sambutannya.
Kegiatan workshop tersebut diisi oleh tiga orang pemateri dan membawa tiga materi yaitu film fiksi, film dokumenter dan keaktoran.
Kegiatan workshop ini dihadiri oleh 75 peserta yang merupakan kalangan mahasiswa universitas Malikussaleh yang memiliki minat di bidang perfilman dan keaktoran. Peserta diberi berbagai materi seputar perfilman dan keaktoran juga diberikan kesempatan untuk tanya jawab. Para peserta sangat antusias dalam setiap sesi tanya jawab.
“Konsep workshopnya simple tidak terasa membosankan dalam setiap materi, materi yang disampaiakan juga sangatlah berguna bagi kami, bisa menambah ilmu pengetahuan bagi kami” jawab Husni peserta workshop saat panitia panitia bertanya tentang wokshop diakhir acara.
Scenia film yang merupakan komunitas dibawah naungan himpunan mahasiswa ilmu komunikasi (Himako) Unimal mulai terbentuk setahun yang lalu, dengan ruang lingkup masih didalam universitas Malikussaleh dan tidak menutup kemungkinan untuk mengembangkan diluar kampus. Komunitas film ini juga dalam setiap memproduksi film mengambil sudut pandang budaya Aceh atau ralitas kehidupan masyarakat Aceh, juga sebagai ciri khas dari komunitas ini.
“Harapan kami dari Scenia film, pemerintah mampu melihat realitas yang ada saat ini. Generasi muda kita saat ini adalah generasi yang dijajah oleh pemikiran-pemikiran budaya luar dengan masuknya film-film luar dan film para kapitalis. Kita tidak bisa membendung atau menolak itu, kita hanya bisa mempersiapkan generasi muda untuk paham dan mengerti akan esensi film sesungguhnya,” kata Andika selaku pengurus dari komunitas Scenia Film.
Workshop perfilman ini ditutup dengan pemutaran film produksi Scenia film dan diskusi mengenai film-film yang diputar. [Rel]
Apa Komentar Anda?
komentar
Klikkabar.com Jujur Mengabarkan
