Gambit melakukan salam komando dengan Mualem beberapa waktu lalu di Banda Aceh. (Zamzami Ali/Klikkabar).
KLIKKABAR.COM, ACEH TIMUR- Salah satu pimpinan eks kelompok kriminal bersenjata, Syukriadi Alias Gambit (38), membantah keras jika dirinya melakukan penipuan dan pemerasan terhadap sejumlah keuchik dan warga di Aceh Timur.
“Saya tidak pernah menelepon dan meminta sejumlah uang kepada warga. Itu bukan saya,” ujar Gambit kepada Klikkabar.com saat dihubungi via selularnya, Sabtu, 29 Oktober 2016.
Gambit menjelaskan bahwa selama sepekan terakhir ini dia kerap menerima keluhan dan pertanyaan terhadap aksi penipuan yang mengatasnamakan dirinya. Aksi penipuan dan pemerasan tersebut menimpa sejumlah keuchik dan warga di Kecamatan Indra Makmur, Aceh Timur. Korban yang ditipu mengalami kerugian ratusan ribu hingga jutaan rupiah.
Dalam aksi tersebut, pelaku mengatakan bahwa mereka baru saja mengalami kontak senjata dengan aparat dan mereka dalam keadaan terluka sehingga meminta dikirimkan uang dengan jumlah tertentu ke nomor rekening yang telah ditentukan.
“Tadi malam saya juga dapat kabar, ada warga di Kecamatan Sungai Raya yang mendapat telepon serupa. Namun sekali lagi saya tegaskan, itu bukan ulah ataupun perbuatan saya,” tegas Gambit.
Sekedar diketahui, Gambit merupakan salah satu pemimpin kelompok kriminal bersenjata di Aceh Timur paling dicari beberapa tahun lalu. Tim gabungan Polda Aceh dan Polres Aceh Timur kala itu berhasil menangkap Gambit di rumahnya di Desa Alue Bu, Kec. Peureulak Barat, Kab. Aceh Timur, Kamis dinihari, 2 Juli 2015.
Gambit pada tanggal 9 Agustus 2016 kemarin secara resmi telah mendapatkan pembebasan bersyarat (PB) setelah menjalani dua per tiga masa tahanan dari total 1 tahun 6 bulan sesuai dengan surat keputusan Menteri Hukum dan HAM RI No W1 PK 01.05.06.392.
REPORTER : ZAMZAMI ALI
Apa Komentar Anda?
komentar
Klikkabar.com Jujur Mengabarkan