Foto: Humas Polda Aceh
KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Kepolisian Daerah (Polda) Aceh menggelar apel gelar pasukan pengamanan Pilkada 2017. Apel yang dipimpin langsung oleh Kapolda Aceh Rio Septianda Djambak berlangsung di halaman Mapolda Aceh, Banda Aceh, Rabu pagi, 26 Oktober 2016.
Kapolda Aceh Rio S Djmabak mengatakan, gelar pasukan ini dilaksanakan dengan maksud untuk mengecek kesiapan personel dan kelangkapan sarana dan prasarana Polri beserta unsur tekait sebelum diterjunkan kelapangan.
“Diharapkan semua perencanaan yang telah dipersiapkan dapat berjalan dengan optimal guna mendukung seluruh rangkaian tahapan Pilkada serentak 2017 di Provinsi Aceh,” kata Rio S Djambak.
Dia menjelaskan, sebagai suatu pesta demokrasi, Pilkada serentak 2017 adalah bagian dari kebebasan masyarakat Aceh untuk memilih kepala pemerintahan tanpa adanya tekanan dan intimidasi dari pihak manapun. Sehingga kata dia, perlu adanya jaminan keamanan agar setiap tahapan Pilkada dapat berjalan sebagaimana mestinya.
“Pada konteks inilah Polri dan seluruh stakeholder terkait dalam mengawal dan mengamankan proses Pilkada agar terlaksana secara optimal,” tuturnya.
Dikatakannya, berkaca pada pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2012 masih tejadi kerusuhan sosial seperti pengrusakan kantor KIP, penembakan timses, pelemparan granat ke posko paslon, praktik money politik, intimidasi pada penyelnggara pemilu dan bentuk-bentuk kecurangan pemilu lainnya.
“Pelaksanaan Pilkada 2017 terdapat berbagai potensi kerawanan yang memerlukan perhatian serius dari semua unsur terkait agar tidak menjadi gangguan yang nyata yang dapat menghambat ataupun mengganggu penyelanggara pemilu,” tegasnya.
Kata dia, berbagai potensi kerawanan pada setiap tahapan pilkada baik berupa sengketa hasil maupun penyelenggara pilkada atau tindak pidana umun lainnya harus dapat diantisipasi dan ditangani oleh Polri secara profesional serta akuntabel.
“Terkait penanganan tindak pidana Pilkada, Polri harus dapat mengambil langkah cepat dan tepat melalui sinergitas dengan unsur kejaksaan, Bawaslu dan Panwaslih. Serta mengoptimalkan peran sentra Gakkumdu,sehingga dapat menyelesaikan dengan tuntas setiap pelanggaran yang terjadi,” jelasnya.
Oleh karena itu kata dia, guna menjamin stabilitas Kamtibmas selama proses Pilkada, maka Polda Aceh menggelar operasi kepolisian kewilayahan dengan sandi “Mantap Praja Rencong 2017” dengan mengedepankan tindakan preemtif dan preventif yang didukung kegiatan intelijen,penegakan hukum, kuratif dan rehabilitasi.
Dia menambahkan, dalam impelementasinya penggelaran fungsi-fungsi kepolisian di lapangan, baik dalam bentuk satuan tugas tingkat Polda dan tingkat Polres dengan melibatkan 11.125 personel Polri dengan perkuatan tambahan sebanyak 20.100 personel Linmas dan sejumlah TNI dalam mengamankan pelaksanaan Pilkada serentak 2017.
“Marilah kita jadikan apel gelar pasukan ini untuk tekad dan komitmen, guna membuktikan kepada masyarakat bahwa Polri bersama unsur Stakeholder terkait siap mengawal, mengamankan serta mensukseskan Pilkada serentak 2017,” tutup Kapolda Aceh Rio Septianda Djambak.[]
REPORTER: RAMADHAN
Apa Komentar Anda?
komentar
Klikkabar.com Jujur Mengabarkan