Home / BERITA TERBARU / Ribuan TNI Ditugaskan Data Masyarakat Jadi Korban Narkoba

Ribuan TNI Ditugaskan Data Masyarakat Jadi Korban Narkoba

764642TNI

KLIKKABAR.COM, BALI- Tingginya kasus narkoba di Bali menjadi keprihatinan jajaran TNI dari Korem 163/Wirasatya, Kodam IX/Udayana.

Sebanyak 1.700 personel bintara pembina desa (babinsa) dikerahkan untuk mendata orang dan keluarga yang menjadi korban atau mengalami kasus hukum terkait narkoba.

Hal ini disampaikan oleh Danrem 163/Wirasatya, Kolonel Inf I Nyoman Cantiasa, dalam acara ramah tamah dengan media di Denpasar, Bali, Senin 17 Oktober 2016.

“Kami instruksikan babinsa untuk me-mapping di masing-masing kodam untuk mengecek berapa desanya, penduduknya, dan dari sana kita akan tahu kebenarannya,” kata I Nyoman Cantiasa.

“Seluruh wilayah Korem 163/ Wirasatya ada sekitar 1.700 (personel) babinsa yang sudah bergerak melakukan pendataan. Untuk saat ini, kami akan mencari tahu dulu data tersebut dan akan mengambil langkah apa yang akan dilakukan TNI dalam peran aktif memberantas narkoba,” ujarnya, mengutip kompas.com.

Cantiasa juga sudah mendengar bahwa Bali berada dalam urutan ketiga setelah Jakarta dan Papua dalam kasus narkoba. Dalam hal ini, menurut dia, peran TNI diperlukan untuk membantu aparat terkait, baik Badan Narkotika Nasional (BNN) maupun kepolisian, dalam mewujudkan program pemerintah terkait pemberantasan narkoba.

“Kalau ditanya itu benar, luar biasa bagi Bali. Kita harus revolusi betul itu terhadap narkoba. Yang paling penting juga peredarannya kan melalui laut juga, nah itu harus diperketat,” tambahnya.