Satpam mencoba meredam aksi demontrasi Mahasiswa UIN Ar-Raniry di kampus setempat, Selasa, 18 Oktober 2016. (Muhammad Fadhil/Klikkabar)
KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Massa yang tergabung dalam koalisi peduli mahasiswa UIN Ar-Raniry berjanji akan melakukan aksi edisi kedua jika tuntutan mahasiswa tidak direalisasikan oleh rektorat.
Hal tersebut dikatakan wakil presiden UIN Ar-Raniry, Misran dalam orasinya di depan Gedung Auditerium Aly Hasymy UIN Ar-Raniry, Darussalam, Banda Aceh, Selasa, 18 Oktober 2016.
“Kami bakal datang kembali pada edisi kedua, kami sangat kecewa terhadap petinggi-petinggi kampus,” sebut Misran.
Menurut Misran, pihak rektorat kerap sekali mengambil kebijakan tanpa melibatkan mahasiswa. Untuk itu, Misran berharap kepada rektor untuk segera megevaluasi kebijakan yang saat ini dinilai merugikan mahasiswa.
“Kami minta rektor mengevaluasi terkait kebijakan-kebijakan yang telah diambil tersebut, UIN ini milik kami bersama bukan milik rektor,” ungkapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam koalisi peduli Mahasiswa UIN Ar-Raniry, Selasa 18 Oktober 2016 melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung Auditorium Prof Aly Hasymi UIN Ar-Raniry, Darussalam, Banda Aceh.
Aksi ini merupakan bentuk protes mahasiswa dan alumni terkait wacana perubahan logo UIN Ar-Raniry yang menang dalam sayembara baru-baru ini.
Untuk diketahui, logo yang dimenangkan Fandy Diadline Widi Anugerah warga Malang, Jawa Timur tersebut dinilai sangat melenceng dari nilai-nilai sejarah dan budaya kampus UIN Ar-Raniry.
Awalnya, aksi ini berjalan dengan aman dan tertib, namun setelah satu jam demo berlangsung, mahasiswa mencoba untuk masuk ke dalam ruang auditerium yang pada saat itu sedang berlangsungnya peringatan puncak Dies Natalis UIN Ar-Raniry ke 53. Namun beberapa satpam mencoba untuk menghalangi mahasiswa tersebut sehingga terjadinya aksi dorong mendorong.
Tak lama kemudian, pendemo semakin “panas” setelah salah satu pendemo dipukul oleh satpam sehingga pendemo mengejar satpam yang dimaksud. Akhirnya, tembakan tiga kali terpaksa dilepaskan oleh petugas kepolisian sehingga pendemo redam sesaat. []
Apa Komentar Anda?
komentar
Klikkabar.com Jujur Mengabarkan