Home / ACEH / Polresta Gelar Simulasi Pengamanan Calon Kepala Daerah

Polresta Gelar Simulasi Pengamanan Calon Kepala Daerah

IST

IST

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Puluhan Personil Polresta Banda Aceh kembali menggelar simulasi pengamanan kepada calon kepala daerah pada Pilkada 2017 mendatang. Simulasi ini berlangsung di parkiran Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, Sabtu, 15 Oktober 2016. Latihan ini dipimpin langsung oleh Waka Polresta Banda Aceh, AKBP Sugeng HS dimulai sejak pukul 10.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB.

Wakapolresta Banda Aceh, AKBP Sugeng HS mengatakan, simulasi dan latihan yang diperagakan ini akan diberikan kepada calon Walikota dan Wakil Walikota Banda Aceh. Mereka akan lekat dengan calon setelah resmi ditetapkan menjadi calon oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP).

“Pelatihan ini diberikan agar mereka bisa memahami dan ancaman yang akan dihadapi, sehingga mereka bisa mengambil sikap dan mengambil pengamanan kepada calon walikota,” kata AKBP Sugeng HS usai simulasi dan latihan.

Lanjutnya, seluruh pengawal pribadi ini nantinya akan menggunakan pakaian safari. Petugas pengamanan dilarang menggunakan atribut partai atau calon yang sedang dikawalnya.“Identitasnya hanya pakaian safari da nada pin tribrata kecil di baju petugas,” imbuhnya.

Latihan dan simulai pengamanan calon kepala daerah melibatkan 50 personel, baik berpakaian dinas maupun bebas. Dalam latihan ini, ada yang berperan sebagai massa, ada juga yang memiliki peran sebagai petugas pengawal pribadi calon.

“Latihan ini kita buat seperti benar-benar terjadi. Ada massa yang melempar calon, karena tidak menerima kedatangan calon. Pengawal pribadi harus bisa langsung menyelamatkan calon tersebut dari amukan massa,” jelasnya.

Selain itu, mereka juga dibekali dengan kemampuan menyelamatkan calon bila terjebak dengan kerumunan massa di jalan. Saat sedang menuju ke suatu tempat, tiba-tiba ada sekelompok massa menghadang mobil.

Sehingga mobil rombongan langsung mengambil posisi zig zag, lalu mobil paling belakang langsung berputar arah dan diikuti mobil selajutnya. Baru kemudian semua rombongan berbalik arah untuk menyelamatkan calon dalam mobil tersebut,” terang sugeng.(rel)

Apa Komentar Anda?

komentar