KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim mengatakan, mulai pada tahun 2021 Ujian Nasional akan diganti dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter.
Menurut Nadiem materu ujian nasional selama ini terlalu padat sehingga cenderung mengajarkan materi dan menghafal materi, bukan kompetensi,
Selain itu, siste UN juga membuat siswa dan guru stres, dan hal itu mengubah indikator keberhasilan siswa sebagai individu.
“UN ini hanya menilai satu aspek saja yakni kognitifnya. Bahkan enggak semua aspek kognitif kompetensi dites, dan lebih banyak ke penguasaan materinya dan belum menyentuh karakter siswa secara lebih holistik,” kata Nadiem dikutip dari Antara. Rabu 11 Desember 2019.























