Angka kematian akibat virus corona di Amerika Serikat meninggkat tajam, hingga saat ini menembus 40.461 jiwa berdasarkan data statistik John Hopkins University seperti dilansir dari AFP.
Jumlah korban meninggal terbanyak berada di New York sebanyak 14.451 orang dan kedua di Michigan dengan 1.070 korban jiwa.
Sedangkan, angka harian hari ini meningkat dari sehari sebelumnya, Sabtu (18/4) yang mencatat 1.891 kematian dalam waktu 24 jam.
Sebelumnya pada Rabu (15/4) waktu setempat, angka kematian harian di AS mencapai lebih dari 2.500, tertinggi di dunia sejak pandemi Corona melanda.
Sementara Gubernur New York Andrew Cuomo mengatakan, jika saat ini New York telah melewati masa puncak kasus pandemi Covid-19. Menurutnya, hal itu diindikasikan dari penurunan kasus baru virus corona di New York.
“Kami sudah melewati titik tertinggi (kasus), dan semua indikasi pada titik ini adalah bahwa kami sedang turun,” ujar Cuomo disela konferensi media seperti mengutip AFP.
Ia mengatakan tren penurunan ini akan terus terjadi atau sebaliknya tergantung dari sikap pemerintah dalam mengambil kebijakan. Larangan untuk keluar rumah bagi warga New York telah diperpanjang hingga 15 Mei mendatang.























