Sri Mulyani Beberkan Makelar di Kemenkeu

-

- Advertisment -

Sri Mulyani Beberkan Makelar di Kemenkeu

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan bahwa 15 tahun lalu saat dia baru menjabat sebagai Menteri Keuangan bahwa di kementerian tersebut banyak oknum yang merangkap sebagai makelar

“15 tahun lalu, penuh dengan para lobbiest atau makelar. Dan itu tidak hanya terjadi di Bea Cukai, Pajak, Perbendaharaan tapi nyaris semua birokrasi di Kemenkeu,” ujarnya di Gedung DJP, Jakarta, seperti dilansir dari Detik Selasa (3/12).

Sri Mulyani juga membeberkan penyebab perilaku korup yang sistemik itu terjadi karena gaji yang diterima para birokrasi tersebut terbilang kecil.

“Penyebab utamanya adalah birokrasi waktu itu dibayar dengan gajinya yang dalam seminggu saja sudah habis. Sehingga, kalau tidak korupsi, ya tidak bisa hidup, itu berarti fundamentally sistemnya memang mengharuskan orang untuk korupsi yaitu menerima sumber berasal dari lainnya,” tuturnya.

Untuk itu, Kemenkeu bersama Komisi Pemberatan Korupsi (KPK) saat itu sepakat untuk memulai upaya pencegahan lewat reformasi birokrasi.

“Karena waktu itu korupsi itu sudah masuk di dalam suatu sistem, yang di Kementerian Keuangan itu kita semuanya seolah berjamaah melakukan korupsi, kita (Kemenkeu dan KPK) berpikir keras bagaimana mulainya, hingga tercetus yang namanya Reformasi Birokrasi,” katanya.

Terobosan itu dinilai Sri Mulyani cukup membuahkan hasil. Salah satunya dari lingkup Aparat Sipil Negara (ASN) DJP.

“Dengan ketekunan bersama, hari-hari seperti itu sudah hilang, bahkan tadi malam, saya dapat kabar ada Kepala Kanwil Pajak di Tanjung Priok menjadi ASN pertama teladan di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda