Sapi atau Kambing yang Tinggi Kolesterol?

-

- Advertisment -

Sapi atau Kambing yang Tinggi Kolesterol?

 

Daging sapi yang dijual pada meugang di Gandapura, Bireuen 2016 lalu. (Muhammad Fadhil/Klikkabar.com)

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Jika Anda penggemar hidangan dari sapi atau kambing, Anda bertanya di antara keduanya mana ya yang kadar kolesterolnya tinggi?
Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, Anda harus tahu dulu apa itu kolesterol. Dijelaskan oleh dr. Fiona Amelia, MPH kolesterol merupakan zat seperti lilin yang ditemukan di dalam lemak darah Anda. Kolesterol sangat dibutuhkan tubuh untuk membangun sel tubuh yang sehat. Namun, bila kadarnya berlebihan, risiko jantung dan pembuluh darah bisa meningkat.
kolesterol dibagi menjadi dua, yaitu kolesterol baik (HDL) dan kolesterol jahat (LDL). Mengetahui kadar kolesterol LDL Anda lebih penting daripada sekadar nilai kadar kolesterol total.  Ada dua sumber kolesterol, yaitu dari dalam dan luar tubuh.
“Sekitar 70% total kolesterol diproduksi oleh tubuh sendiri. Sisanya, sekitar 30% didapat dari luar tubuh, yakni makanan.”
Jadi, pilih daging sapi atau daging kambing? Daging sapi dan daging kambing sering dianggap sebagai pemicu kolesterol tinggi. Lantas, manakah yang relatif “aman” dari kolesterol tinggi?
Menurut dr. Sepriani T. Limbong dalam 3 ons atau sekitar 85 gram daging kambing mengandung 122 kalori; 2,6 gram lemak; dan 64 miligram kolesterol. Sementara itu, dalam jumlah yang sama, daging sapi mengandung 179 kalori; 7,9 gram lemak; dan 73,1 miligram kolesterol.
Melalui perbandingan di atas, Anda dapat mengetahui bahwa daging sapi memiliki kolesterol dan lemak lebih banyak dibandingkan daging kambing. Daging kambing yang bila dibandingkan dengan sumber protein hewani lainnya, seperti daging ayam, masih lebih rendah. Dalam 85 gram daging ayam, terdapat 162 kalori; 6,2 gram lemak; dan 76 miligram kolesterol.
“Di sisi lain, tak hanya kandungan kolesterol yang relatif lebih rendah, daging kambing pun kaya zat gizi. Salah satunya adalah zat besi. Daging kambing mengandung zat besi yang lebih tinggi dibanding daging sapi. Selain itu, molekul zat besi dalam daging kambing pun lebih kecil sehingga mudah dicerna dalam usus,” kata dr. Sepriani dikutip dari Klikdokter, Selasa (23/7/2019).
Hal tersebut juga memperlihatkan bahwa daging kambing dapat menjadi alternatif sumber protein hewani yang lebih sehat dan aman, terutama bagi penderita kolesterol tinggi. Namun, pengolahan daging sapi atau kambing juga perlu diperhatikan.

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda