"Raja Menara" Dampingi Prabowo Kembangkan Industri Strategis Pertahanan

-

- Advertisment -

"Raja Menara" Dampingi Prabowo Kembangkan Industri Strategis Pertahanan

Foto: beritao.com

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Presiden Joko Widodo resmi melantik Wahyu Sakti Trenggono sebagai Wakil Menteri Pertahanan, ia akan bertugas mendampingi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
Trenggono selama ini dikenal sebagai “Raja Menara”, ia memiliki perusahaan yang bergerak di bidang penyedia infrastruktur menara telekomunikasi terbesar di Indonesia yang memiliki lebih dari 14.000 BTS.
Sejatinya Trenggono memang bukan sembarangan orang. Kesuksesannya dimulai dari nol. Pria yang akrab disapa Mas Treng itu merupakan seorang ahli dalam bisnis telekomunikasi dan tekhnologi.
Tamatan ITB dan Universitas Binus ini memiliki gurita bisnis dalam bidang telekomunikasi, teknologi, properti, media, dan e-commerce. Namun, jauh sebelum itu, Trenggono telah merintis bisnis dengan bendera PT Solusindo Kreasi Pratama (SKP) dan membangun PT Tower Bersama Infrastruktur.
Dibalik kesuksesannya saat ini, Trenggono mengaku terbiasa hidup prihatin sejak kecil. Dia mengungkapkan harus hidup prihatin ketika kuliah di ITB. Bahkan, untuk membayar uang kuliah saja, keluarganya harus menjual tujuh ekor kambing. Ia juga pernah melamar pekerjaan dan menjadi karyawan di PT Astra International.
Saat perkenalan wakil menteri, Presiden jokowi mengatakan, Wahyu Sakti Trenggono merupakan sosok yang profesional dan sangat berpengalaman di korporasi.
Presiden memberikan tugas khusus untuk Trenggono agar membantu tugas Menhan Prabowo Subianto dalam mengembangkan industri strategis pertahanan.
Sebelumnya saat hadir ke Istana Merdeka, mantan Bendahara Umum Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, Wahyu Sakti Trenggono mengatakan, “Jadi harapannya kedepan menuju kepada menjawab visi Presiden yaitu sektor industri pertahanan bisa mulai kita kembangkan yang lebih baik.  Saya kira hanya itu yang disampaikan oleh beliau, dan saya katakan saya siap untuk bekerja,” kata Trenggono seraya mengingatkan, latar belakang dirinya.
lebih ke arah pengembangan industri ya. Sehingga drinya akan fokus lebih banyak kepada bagaimana mengembangkan industri pertahanan di dalam negeri.

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda