Oknum TNI yang Ditangkap di Aceh Terancam Dipecat

-

- Advertisment -

Oknum TNI yang Ditangkap di Aceh Terancam Dipecat

Ilustrasi, Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Teguh Indratmoko pada upacara PDTH di lapangan Jasdam Iskandar Muda, Neusu Jaya, Banda Aceh, Senin (22/7/2019). Dok: Kodam IM

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Personel Polisi Militer Kodam Iskandar Muda (Pomdam IM) menggerebek 10 orang yang diduga pesta sabu di salah satu hotel di kawasan Lampineung, Banda Aceh.

Dari 10 orang pelaku, empat di antaranya diduga merupakan oknum anggota TNI AD. Bahkan, satu di antaranya berpangkat Letjen Kolonel (Letkol).

Penggerebakan dilakukan pada Rabu (2/10/2019) dini hari sekira pukul 01.00 WIB. Namun, informasi itu baru diketahui awak media pada Kamis (3/10/2019) malam setelah beredar di sejumlah grup WhatsApp.

Komandan POM Kodam Iskandar Muda, Kolonel Cpm Zulkarnain mengatakan, keempat oknum TNI itu bisa dipecat jika memang terbukti mengonsumsi narkoba.

“Jika terbukti (konsumsi narkoba) pasti (dipecat), selama ini beberapa kasus yang ditangani oleh Pomdam IM yang terkait dengan narkoba rata-rata pidana tambahannya dipecat,” kata Zulkarnain kepada wartawan di Banda Aceh, Jumat (4/10/2019) tadi malam.

Kata dia, keempat anggota TNI itu saat ini masih ditahan di POM Kodam IM untuk menjalani proses hukum. Untuk sementara mereka ditahan selama 20 hari ke depan.

“Mereka ditahan sementara selama 20 hari. Proses penyidikan sesuai prosedur yang ada. Apabila berkas perkara belum selesai nanti kita akan lanjutkan perpanjangan penahan melalui Pangdam selama 30 hari, selanjutnya sampai di persidangan,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, dalam penggerebekan itu, empat oknum anggota TNI yang ditangkap adalah Serka A, Praka B, Letkol AH dan Kopda N.

Keempat oknum itu digerebek bersama enam warga sipil lainnya, terdiri dari satu pria dan lima wanita yang berprofesi sebagai wiraswasta dan mahasiswi.

Keenam warga sipil itu adalah M, AM, SS, RU, WR, dan LV. Mereka ditangkap di kamar 311 dan kamar 335. []

MUHAMMAD FADHIL

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda