Home / ACEH / Lima Aktor Terkait Tersebarnya IF8 Dilaporkan ke Polda Aceh

Lima Aktor Terkait Tersebarnya IF8 Dilaporkan ke Polda Aceh

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Aceh. (Muhammad Fadhil/Klikkabar.com)

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Koalisi NGO HAM Aceh melaporkan lima aktor yang diduga terlibat dalam penyebaran benih padi IF8 di provinsi tersebut.

Lima aktor itu adalah Presiden RI, Gubernur Aceh, Ketua Cakra Indonesia, Gubernur Aceh, Kepal Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh dan Irwandi Yusuf.

Direktur Eksekutif Koalisi NGO HAM Zulfikar Muhammad menjelaskan, kelima aktor intelektual itu dilaporkan karena terbukti terlibat menyebarkan benih padi IF8 kepada masyarakat Aceh.

Penyebaran benih padi yang varietasnya belum dilepas serta belum mendapatkan sertifikasi itu menyebabkan salah satu kepala desa di Aceh yakni Tgk Munirwan ditangkap tim Ditreskrimsus Polda Aceh.

“Pasca ditangkapnya Tgk Munorwan, Koalisi NGO HAM dalam analisanya berhasil menemukan dugaan aktor intelektual dari tersebarnya benih IF8 di Aceh, jadi ini yang kita laporkan hari ini,” kata Zulfikar kepada Klikkabar.com di Mapolda Aceh, Jumat (20/9/2019) sore kemarin.

Menurut Zulfikar, penetapan Tgk Munirwan sebagai tersangka merupakan bentuk keseriusan Polda Aceh dalam mengusut kasus tersebut. Karena itu, NGO HAM mengapresiasi lembaga tersebut.

Dia berharap, laporan yang dilakukan terhadap lima aktor itu juga diusut, dengan harapan akan lahirnya keadilan di negeri ini.

“Penyebaran IF8 di seluruh Indonesia sudah terjadi, tapi yang hanya mengusut IF8 itu hanya Polda Aceh. Kita harap ada penegakan hukum yang sama, karena penindakan hukum itu maksud dan tujuan adalah menemukan fakta hukum sebenarnya dan memenuhi keadlian, jangan keadilan itu hanya tajam ke bawah,” pungkasnya. []

MUHAMMAD FADHIL