Home / ACEH / Empat JCH Aceh Dirawat di RS Arab Saudi

Empat JCH Aceh Dirawat di RS Arab Saudi

Ilustrasi, Jemaah Calon Haji (JCH) Aceh kloter pertama tahun 2019. (Muhammad Fadhil/Klikkabar.com)

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Empat Jemaah Calon Haji (JCH) Aceh yang telah tiba di Mekkah saat ini dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS).

“Kita mendapatkan laporan dari petugas kloter JCH Aceh, ada 4 jemaah dirawat di RS Arab Saudi, kita doakan semoga cepat sembuh dan dapat melaksanakan aktivitas selama di sana,” kata Wakil Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh, Saifuddin, SE di Asrama Haji setempat, Sabtu (27/7/2019).

Baca Juga: Penerbangan di Bandara SIM akan Dihentikan saat Lebaran

Saifuddin mengatakan, ke-4 jemaah tersebut adalah Nurhayati binti Abdurrahman, (BTJ 01) asal Pidie Jaya. Ia dirujuk ke Rumah Sakit King Abdullah Makkah dan sudah dipulangkan ke KKHI Mekkah.

Selanjutnya, Tarmidi bin Mahmud, (BT J01) asal Pidie Jaya dirujuk ke KKHI Makkah. Kemudian, Drs Radja Radan bin TR (BTJ 02) asal Banda Aceh di RS King Abdullah Jedah dan Mardhiah bin Ibrahim Ahmad (BTJ 02) di RS King Faisal (Syisyah) Mekkah.

Selain itu, Saifuddin juga mengatakan secara umum kondisi jemaah calon haji Aceh dalam keadaan sehat namun sedikit ada gangguan, fisik banyak yang mulai lemas akibat kelelahan dan cuaca panas di Mekkah.

Baca Juga: Kloter Empat Tiba, 1.560 Jemaah Aceh Sudah Berada di Mekkah

Bahkan pihaknya mendapatkan laporan selama dua hari ini wilayah Syisyah Kota Mekkah dilanda badai debu, yang mengakibatkan berkurangnya jarak pandang dan beresiko terhadap kondisi kesehatan jemaah.

Kemudian, kata Saifuddin, Masjidil Haram jug semakin sesak dipenuhi jemaah dari berbagai negara di belahan dunia.

“Sejak dua hari lalu Mekkah dilanda badai pasir, tapi mulai hari sudah berkurang, kalau suasana di Masjidil Haram semakin padat,” ujar Dokter Kloter 1 JCH Aceh, dr Aditya kepada Humas Embarkasi Aceh.

Baca Juga: Berbuka di Serambi Mekkah, Bertakbir di Madinah

Untuk itu, Kemenag Aceh mengimbau kepada jemaah calon haji Aceh yang sudah tiba di Mekkah agar mengoptimalkan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker, kacamata, payung, semprotan dan juga preventif terhadap dampak badai pasir dan suhu panas.

“Mengingat suhu di Arab Saudi saat ini rata-rata mencapai 40-43 derajat Celcius, kami mengimbau jamaah agar selalu membawa/menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti payung/topi, sandal, masker, kacamata hitam, dan semprotan wajah agar tidak terpapar langsung dengan sinar matahari,” pesan Saifuddin.

Ia juga menginformasikan saat ini jemaah calon haji Aceh melaksanakan beberapa kegiatan, seperti perjalanan ke Ji’ranah untuk ziarah sekaligus mengambil miqat bagi jamaah yang ingin melakukan Umrah Sunnah. Kemudian juga ada yang fokus ibadah di Masjidil Haram, bagi JCH kloter 4 melaksanakan umrah wajib.

Sementara bagi jamaah yang beresiko, petugas kloter sudah mengarahkan untuk mengurangi aktifitas di luar hotel, untuk memulihkan kondisi, mengingat waktu pelaksanaan wukuf yang sudah mulai dekat.

Baca Juga: Tersangkut di Baling-baling Kapal, Nelayan Aceh Timur Tewas

Saifuddin juga menyampaikan bahwa sampai saat ini jamaah calon Haji Aceh yang sudah tiba di tanah suci, Mekkah 4 kloter, dengan jumlah 1.560 jamaah.

“Selama di mekkah semuanya tinggal di wilayah syisyah, hanya beda maktab saja, kita doakan semoga jamaah kita sehat semuanya disana, dapat segera menyesuaikan diri terhadap cuaca dan semua dapat melaksanakan semua rukun haji,” ujar Saifuddin, didampingi Juru Bicara PPIH Embarkasi Aceh, Muhammad Nasril.

Untuk kloter 5 dijadwalkan terbang ke Arab Saudi hari ini, Sabtu (27/7/2019) sore pukul 18.35 WIB, dan dilepas oleh Bupati Aceh Barat H Ramli MS. []

Baca Juga:

Dukungan Darwati untuk Tgk Munirwan, Kades Inovator dari Aceh Utara

Daud Pakeh, Menembus Pedalaman Aceh untuk Pendidikan Anak Negeri

Subuh Terakhir Bersama Al-Mukarram