Home / ACEH / Mahasiswa dan Alumni SAA Adakan Seminar Internasional

Mahasiswa dan Alumni SAA Adakan Seminar Internasional

Istimewa

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Mahasiswa dan dosen Studi Agama-agama (SAA) Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar-Raniry mengadakan seminar Internasional, Jumat (15/2/2019) di Ruang Dekan fakultas setempat.

Kegiatan ini mengusung tema “Strategi Pengembangan dan Pengelolaan Studi Agama-agama yang Bertaraf Internasional”.

Pada kegiatan ini, hadir sebagai pemateri Prof. Madya Mohd. Zailani bin Mohd Yousuf dari Universitas Utara Malaysia dan Dr. Husna Amin, M.Hum dari Lembaga penjaminan mutu UIN Aceh.

Para mahasiswa, alumni Studi Agama-agama, dan para dosen diberi pencerahan, pengetahuan, motivasi dan pengembangan dalam pengelolaan Studi Agama-agama bertaraf internasional oleh Prof. Madya Mohd Zailani bin Mohd Yousuf.

Dalam kesempatan itu, dia juga berbagi pengalaman bahwa ia pernah menjadi mahasiswa Studi Agama-agama di Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar-Raniry Banda Aceh pada tahun 1993 dan menyelesaikan S1 pada tahun 1997.

Prof. Madya Mohd. Zailani bin Mohd Yousuf menyampaikan, yang perlu dilakukan dalam sistem pengembangan studi haruslah melakukan sosialisasi di masyarakat dan menempatkan mahasiswa/i untuk melakukan bakti sosial di dayah terpadu atau modern.

Menurutnya, hal itu sangat penting supaya nantinya para calon serjana bisa mengasah skil, cara komunikasi dengan masyarakat, dan bisa menimbulkan mental dalam menyikapi zaman globalisasi ini.

“Strategi awal yang perlu dilakukan oleh pihak prodi adalah lebih menjalin hubungan dengan berbagai universitas nasional maupun level Internasional, membuat MoU dan studi banding supaya dosen-dosen dan mahasiswa lebih berkompeten dan bisa bertukar pikiran,” jelas dia.

Ketua Prodi SAA sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Mawardi, S. Thi. MA menjelaskan, pengembangan dan pengelolaan Studi Agama-agama sangatlah penting untuk dibahas sehingga SAA mampu mencapai level internasional.

Mawardi mengaku selalu optimis dalam mengembangkan prodi SAA. Ia berharap, semua pihak baik dosen dan alumni harus bekerja sama sehingga membuahkan hasil yang baik.

“Sehingga tercapai cita-cita kita, selain seminar, SAA juga mengadakan temu alumni, supaya bisa memberi arahan dan masukan untuk Prodi SAA,” ujarnya.

“Dengan seminar dan temu alumni ini, para mahasiswa SAA diharapkan lebih termotivasi untuk mengembangkan bakat dan kemampuan, sehingga para lulusan SAA nantinya tidak hanya memiliki kecerdasan di bidang ilmu pengetahuan, tapi juga memiliki keterampilan yang bisa diimplementasikan dalam membangun agama dan bangsa,” tutupnya.

Seminar internasional dan temu alumni Studi Agama-agama dibuka secara resmi Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat yang diwakilkan oleh Pembantu Dekan I, Dr. Abdul Wahid, disaksikan pembantu Dekan II Bidang Kemahasiswaan, Dr. Syarifuddin Abe.

Dr. Abdul wahid dalam sambutannya menyambut baik kegiatan ini dan mengucapkan terimakasih kepada tim panitia yang sudah mengadakan seminar internasional ini.

Kepada para mahasiswa, Dr. Abdul wahid berpesan agar senantiasa mengembangkan karakter serta kepribadian yang mulia, belajar terus-menerus dan mengasah keterampilan, sehingga mampu menghadapi tantangan dan persaingan di era globalisasi seperti sekarang ini.

“Tiga hal yang harus dilakukan untuk sukses, yaitu belajar terus-menerus, mengasah keterampilan dan kecerdasan, serta memiliki kepribadian mulia. Ketiga hal ini harus benar-benar dilaksanakan sehingga ketika tamat kuliah nanti, Anda tidak gagap menghadapi persaingan,” papar Dr. Abdul Wahid. []