Home / BERITA TERBARU / Kepala Kesemutan, Waspadai

Kepala Kesemutan, Waspadai

 

KLIKKABAR.COM, JAKARTA –  Duduk dalam satu posisi yang sama dalam waktu yang lama, bagian kaki atau tangan akan kesemutan. Apalagi kalau posisi kaki atau tangan tertekuk, rasa kesemutan yang parah pun bisa menimbulkan kebas hingga tangan atau kaki sulit untuk digerakkan kembali.  Kesemutan di kepala menandakan ada sesuatu yang tak beres pada kesehatan Anda.

Dilansir dari Healthline, sebagian kondisi yang menyebabkan kesemutan di kepala bukanlah hal yang serius, apalagi jika sensasi itu hanya dialami sesekali saja. Sensasi kesemutan di kepala hanya dapat memengaruhi bagian tubuh yang terdekat, misalnya saja wajah atau leher. Dan kondisi tersebut dinamakan sebagai paresthesia. Kondisi paresthesia ini dapat terjadi kembali ketika saraf mengalami tekanan yang terus-menerus.

Beberapa penyakit ini bisa timbulkan kesemutan di kepala dikutip dari klik dokter, Rabu (9/1/2019).

1.Sinusitis

Sinusitis dapat membuat sinus membengkak dan meradang. Pembesaran sinus dapat menekan saraf di sekitarnya, sehingga menyebutkan sensasi kesemutan di kepala.

2.Migrain

Migrain menyebabkan rasa sakit yang berdenyut di dua sisi kepala ataupun satu sisi saja. Aliran darah dan tekanan di kepala yang tidak normal dapat menyebabkan kesemutan bahkan sampai ke wajah.

3.Stres atau cemas

Saat stres, tubuh pun bisa menghasilkan reaksi yang bermacam-macam, salah satunya kepala kesemutan. Ketika Anda merasa tertekan, hormon stres norepinefrin mengarahkan darah ke area tubuh yang paling membutuhkan dan sering kali bagian tersebut bukanlah kepala. Sehingga, sebagai daerah yang kekurangan darah akibat stres, kepala pun bisa menjadi kesemutan.

4.Cedera di bagian kepala

Ketika saraf di bagian belakang kepala terganggu akibat benturan keras, kepala akan merasakan sensasi kesemutan hingga mati rasa atau kebas.

5.Diabetes

Ha ini jarang terjadi. Tapi, ketika kondisi diabetes sudah sampai menyerang dan merusak beberapa saraf, kondisi kesemutan dan mati rasa di bagian kepala tidak bisa dihindarkan lagi.

6.Multiple Sclerosis (MS)

Penyakit kronis dan degeneratif yang memengaruhi sistem saraf pusat ini dapat memicu timbulnya kesemutan di bagian kepala, wajah, dan leher.

7.Epilepsi

Kejang pada epilepsi dapat menyebabkan sensasi kesemutan pada wajah dan kepala.

8.Infeksi yang merusak saraf

Beberapa infeksi seperti hepatitis C, HIV, dan Lyme disease juga bisa menyebabkan kepala kesemutan.

9.Lupus dan radang sendi

Dua penyakit autoimun ini dapat memengaruhi saraf di otak dan menimbulkan sensasi kesemutan.

10.Parkinson dan Alzheimer

Kerusakan saraf akibat kondisi neurodegeneratif ini juga bisa menyebabkan kesemutan pada kepala.

Tak hanya berbagai penyakit di atas, beberapa penyakit lainnya seperti tekanan darah tinggi, gangguan tiroid, stroke, kekurangan vitamin B-12, kekurangan cairan, dan kanker otak juga dapat memunculkan kesemutan pada area kepala.

Gejala rasa kesemutan menandakan berbagai jenis penyakit. Ketika frekuensi kesemutan pada kepala tidak sering dan cepat hilangnya, Anda tidak perlu mengkhawatirkannya. Karena berarti, kesemutan itu bukan disebabkan oleh hal yang serius.