Makam Almarhum Nurdin, salah satu nelayan asal Aceh Timur yang meninggal dunia dan dimakamkan di Kawthaung, Myanmar. (Foto: Istimewa)
KLIKKABAR.COM, ACEH TIMUR – Satu orang nelayan asal Aceh Timur, Provinsi Aceh yang ditangkap pihak keamanan laut Myanmar pada Selasa (6/11/2018) lalu, dinyatakan telah meninggal dunia.
Kepala Dinas Sosial Aceh, Alhudri dalam keterangannya kepada Klikkabar.com mengatakan, nelayan yang meninggal dunia itu tercatat atas nama Nurdin, 41 tahun, warga Gp. Tanjong, Kec. Idi Rayeuk, Kab. Aceh Timur.
Baca: Ratapan Nurlela, Istri Nelayan Aceh yang Ditangkap di Myanmar
Ia menceritakan kronologis meninggalnya Nurdin bermula saat KM Bintang Jasa yang membawa 16 nelayan asal Kuala Idi itu didatangi oleh kapal patroli Myanmar karena diduga telah melewati perairan Myanmar secara ilegal.
“Seluruh nelayan kemudian melompat ke laut dan satu orang ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa,” kata Alhudri, Selasa (13/11/2018).
Lebih lanjut, ia juga mengatakan bahwa jenazah Nurdin telah dikebumikan di Kawthaung, Myanmar, setelah sebelumnya mendapatkan izin dari nahkoda kapal serta dibantu oleh Asosiasi Muslim Kawthaung.
Bahkan katanya, pemakaman harus segera dilakukan karena rumah sakit di daerah itu tidak memiliki pendingin.
“Jenazah Nurdin dikebumikan pada Rabu (7/11/2018) sesuai ajaran Islam dan disaksikan oleh pihak berwenang di Myanmar,” tutupnya.
Baca Juga: [Foto] Kondisi Terkini Rombongan Nelayan Aceh di Myanmar
KlikKabar.com Jujur Mengabarkan