Home / ACEH / Petani Binaan PT Medco Tanam Perdana Padi SRI

Petani Binaan PT Medco Tanam Perdana Padi SRI

(Zamzami Ali/Klikkabar.com)

KLIKKABAR.COM, ACEH TIMUR – Sistem pertanian organik sejatinya merupakan solusi dan menjadi salah satu cara terbaik meningkatkan hasil panen para petani terutama bahan makanan pokok yaitu padi.

Pertanian organik cukup dilakukan dengan memanfaatkan bahan-bahan alami sebagai pupuk untuk menetralisir keasaman (PH) tanah. Jika PH tanah normal, hasil panen akan bagus serta mampu menekan biaya produksi karena tidak perlu lagi membeli racun dan pupuk kimia.

Setidaknya, hal itu lah yang digagas oleh PT Medco E&P Malaka di Kabupaten Aceh Timur. Puluhan petani yang ada di Desa Alue Ie Itam, Kec. Indra Makmur, dibina dan dilatih bagaimana cara bertani yang ramah lingkungan serta mampu meningkatkan kualitas dan hasil panen mereka.

Bekerjasama dengan Yayasan Aliksa Organic SRI Consultant (AOSC) dan sejumlah instansi terkait, petani binaan PT Medco melakukan tanam perdana padi System of Rice Intensification (SRI), Senin (22/10/2018).

Sebelumnya, para petani binaan juga telah dilatih untuk membuat pupuk kompos dan memanfaatkan berbagai bahan alami di lingkungan sekitar untuk menjadi Pupuk Organik Cair (POC) atau Mikro Organisme Lokal (MOL).

(Zamzami Ali/Klikkabar.com)

Baca: PT Medco E&P Malaka Latih Pertanian Organik

Pupuk alami ini bisa dibuat dari berbagai bahan yang ada di sekitar dan mudah didapat seperti bongol pisang, rebung bambu, bahkan bisa juga dibuat dari daging hama keong mas.

Field Relation Manager PT Medco E&P Malaka, Rivian Pragita Oktara kepada Klikkabar.com menjelaskan, pelatihan itu merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat di bidang pertanian dan perkebunan ramah lingkungan.

“Ini juga menjadi kewajiban kita untuk memberikan perhatian kepada warga di daerah yang bersinggungan langsung dengan area eksplorasi dan eksploitasi PT Medco E&P Malaka di Aceh Timur,” jelasnya.

(Zamzami Ali/Klikkabar.com)

Tanggapan Petani

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Alue Itam, Afriadi, mengungkapkan tekad dan semangatnya untuk membuktikan rasa penasaran terhadap hasil tanam padi metoda organik ini.

“Untuk tanaman sayuran kami sudah membuktikan hasilnya, hasilnya luar biasa karena produksi lebih banyak, lebih sehat dan caranya pun sangat murah serta mudah karena memanfaatkan potensi alam di sekitar kami,” kata Afriadi.

Selain itu, ia juga mengharapkan kerjasama yang telah terjalin selama ini tidak berhenti. Terlebih, sekarang petani di Alue Itam sudah berhasil memproduksi makanan dan minuman herbal yang telah dipasarkan di beberapa desa.

“Permintaan atau pesanan terus berdatangan. Kami juga meminta agar bisa dibantu supaya produk-produk lokal ini bisa menyentuh pasar yang lebih luas,” ujarnya penuh semangat.

Baca Juga: Medco dan JEC Santuni 513 Anak Yatim

PT Medco E&P Malaka Gelar Pengobatan Massal

Gandeng PT Medco E&P Malaka, PWI Gelar Pelatihan Jurnalistik