Home / ACEH / Slank Batal Tampil di Aceh, ini Penyebabnya

Slank Batal Tampil di Aceh, ini Penyebabnya


KLIKKABAR.COM, PIDIE – Grup musik papan atas Indonesia, Slank gagal pentas dalam konser Magnummutiom di Alun-alun Kota Sigli, Pidie pada Sabtu (29/9/2018).

Mereka gagal tampil setelah tidak mendapat rekomendasi dari Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Pidie dan didukung oleh Bupati Pidie. MPU Pidie menilai, kegiatan band ini tidak berkaitan dengan kaidah ajaran Islam.

“Untuk menjaga kedamaian dan kearifan masyarakat di Kabupaten Pidie, sebaiknya konser grup Band Slank tidak dilaksanakan di Kabupaten Pidie,” kata Bupati Pidie Roni Ahmad alias Abu Syik dalam surat bertanggal 24 September 2018.

Dalam surat kepada MPU Kabupaten Pidie pada poin dua disebutkan berkaitan dengan saran pendapat MPU, Pemda menghormati pendapat MPU yang menyatakan bahwa konser grup Band Slank tidak sesuai dengan ketentuan Syariat Islam dan nilai kehidupan keacehan.

“Untuk menjaga kedamaian dan kearifan masyarakat di Kabupaten Pidie, sebaiknya konser grup bank Slank tidak dilaksanakan di Kabupaten Pidie,” kata Abu Syik.

Sebelumnya, MPU Pidie dalam dalam hasil keputusan rapat MPU Pidie yang diterbitkan dalam bentuk surat bernomor 451/314/2018.

“MPU tidak berhak memberikan rekomendasi untuk acara itu karena tidak berkaitan dengan akidah keagamaan khususnya ajaran Islam,” kata Wakil Ketua MPU Pidie, Teungku Mohd. Amin, Jumat (21/9/2018).

Untuk menggelar konser di Aceh, salah satunya memang harus mendapatkan rekomentasi ulama. Dalam konser penonton pria dan wanita dipisah. Setelah mengantongi rekomendasi MPU, baru kemudian pemerintah mengeluarkan izin. Namun jika kegiatan ini digelar oleh pihak tertentu, konser musik berjalan mulus.

“Apapun kegiatan yang tidak sesuai dengan syariat Islam. MPU Pidie selalu meminta kepada pemerintah dalam hal ini Pemkab Pidie untuk dilarang,” pungkasnya.