Home / BERITA TERBARU / Teheran: AS Ingkar Janji dan Mengolok Perdamaian

Teheran: AS Ingkar Janji dan Mengolok Perdamaian

Ilustrasi bendera Iran dan Amerika Serikat. (Foto: Istimewa)

Ilustrasi bendera Iran dan Amerika Serikat. (Foto: Istimewa)

KLIKKABAR.COM, TEHERAN – Iran memberikan jawaban mengenai tawaran negosiasi yang diajukan oleh Amerika Serikat (AS). Dilansir dari Sindonews, Teheran menolak tawaran itu dengan menyebut Washington telah melanggar ketentuan perjanjian nuklir 2015.

Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif, melalui akun twitternya mengatakan bahwa AS telah mengabaikan karakterisasi kesepakatan nuklir internasional 2015 sebagai kesepakatan pribadi.

“Itu adalah sebuah perjanjian internasional yang diabadikan dalam PBB (resolusi Dewan Keamanan,” katanya seperti dikutip dari Asharq Al-Awsat, Jumat (21/9/2018).

“AS telah melanggar kewajiban perjanjiannya juga. Rupanya, AS hanya mengolok-olok seruan untuk perdamaian,” tambahnya dalam pesan yang dilampirkan dengan video seorang pengunjuk rasa yang naik ke panggung setelah pidato utusan khusus AS untuk Iran, Brian Hook.

Sebelumnya, Hook mengatakan Washington sekarang ingin merundingkan sebuah perjanjian yang termasuk di dalamnya program rudal balistik Teheran dan perilaku regionalnya.

Hook mengatakan kesepakatan baru yang diharapkan Washington untuk ditandatangani dengan Iran, tidak akan menjadi perjanjian pribadi antara dua pemerintah seperti yang terakhir. “Kami mencari sebuah perjanjian,” tegasnya.

Presiden AS Donald Trump menarik diri dari perjanjian nuklir 2015, yang membatasi kegiatan nuklir Iran dengan imbalan keringanan sanksi, pada bulan Mei lalu. Trump mengatakan perjanjian itu tidak cukup untuk membatasi kegiatan Iran.

Baca Juga: AS Dituding Bantu Kejar Kepentingan Israel di Suriah

Iran Tembak Rudal Balistik Berkemampuan Nuklir, Israel Ketar-ketir

Netanyahu ke Putin: Israel akan Terus Serang Suriah