Home / BERITA TERBARU / AS Dituding Bantu Kejar Kepentingan Israel di Suriah

AS Dituding Bantu Kejar Kepentingan Israel di Suriah

Foto: Istimewa.

KLIKKABAR.COM, DAMASKUS – Menteri Luar Negeri Suriah, Walid Muallem menuding Amerika Serikat (AS) membantu Israel mengejar kepentingan mereka di Suriah. Selain itu, Muallem menyebut, AS tidak ingin Suriah menjadi negara utama dalam perlawanan terhadap Israel.

“Saya ingin mengatakan bahwa tujuan AS bukan murni tujuan AS. Pada kenyataannya, ini adalah tujuan Israel yang diterapkan AS di Suriah. Ada banyak tujuan. Hal itu berlaku sejak 2011,” kata Muallem seperti dilansir dari Sindonews dalam sebuah pernyataan.

Muallem menyebutkan, sejumlah tujuan Israel, yang saat ini coba dikejar oleh AS di Israel. Beberapa diantaranya adalah Israel tidak ingin Suriah dekat dengan Iran dan Rusia. Selain itu, Israel ingin Suriah berada di kaki AS, sehingga Damaskus tidak menjadi ancaman bagi Tel Aviv.

“Pertama, mereka tidak ingin Suriah menjadi negara utama perlawanan terhadap Israel. Kedua, mereka tidak ingin Suriah memiliki hubungan strategis dengan Iran dan Rusia,” ucapnya, seperti dilansir Sputnik pada Senin (10/9).

“Mereka ingin Suriah menjadi seperti daerah lain, yaitu untuk menjadi salah satu instrumen kebijakan luar negeri AS dengan persetujuan Israel. Atas dasar ini, saya ingin mengatakan bahwa tujuan AS di Suriah adalah untuk mengendalikan semua kegiatan masa depan Suriah untuk kepentingan Israel,” ungkapnya.

Di kesempatan yang sama, Muallem juga mengatakan dialog langsung antara pemerintah Suriah dan oposisi akan mungkin terjadi ketika negara-negara asing berhenti mencampuri urusan oposisi Suriah. Dia menekankan, bahwa setiap kelompok oposisi bertindak sesuai dengan keinginan negara asing

“Masalahnya bukan oposisi itu sendiri, tetapi para kuratornya. Tidak ada oposisi tunggal di Suriah. Ada kelompok-kelompok yang berbeda, dan kegiatan mereka bergantung pada negara tempat tinggal para pemimpin mereka, di ibukota-ibukota Barat atau Arab. Karena itu, setiap kelompok bertindak. atas dasar keinginan negara itu,” ucapnya.