Home / ACEH / Atjeh Connection Foundation Pulangkan Jenazah Muslem dari Pontianak ke Aceh

Atjeh Connection Foundation Pulangkan Jenazah Muslem dari Pontianak ke Aceh

Alm Muslem (ist)

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Atjeh Connection Foundantion (ACF) dan warga memulangkan jenazah Muslem, pemuda Gampong Meunasah Tengoh Peudaya, Padang Tiji, Pidie dari Pontianak Pontianak Kalimantan Barat ke Banda Aceh yang kemudian diberangkatkan ke Pidie melalui jalan darat menggunakan ambulance.
Saat ini, sesuai jadwal keberangkatan, jenazah diterbangkan menggunakan maskapai Lion Air dari Pontianak pukul 11.30 WIB ke Jakarta. Dari Jakarta diterbangkan ke Banda Aceh, diperkirakan tiba pukul 21.30 Wib, Jumat (14/9/ 2018).

Sebelumnya, pada Kamis 13 September 2018, setelah media ini memberitakan perihal meninggalnya muslim yang sudah 3 hari di RS Soedarso,Pontianak tidak memiliki biaya untuk dipulangkan, berhubung keluarga Muslem tidak mampu. Berbagai upaya dilakukan Klikabar.com, termasuk menkonfirmasi ke pihak pemerintah Aceh guna dicari solusi untuk pemulangan.

Bahkan, ke beberapa personal, mulai dari pejabat pemerintah hingga ke pengusaha di Aceh diupayakan media ini untuk diminta bantuan dana pemulangan, namun belum membuahkan hasil.

Hingga Kamis Sore, ACF menggalang dana secara patungan, terkumpul sekitar Rp 2,5 juta dari ketua DPR Aceh Besar, Sulaiman SE, Denni Mahesa dan beberapa donatur lainnya. Tentu, biaya yang terkumpul belum terpenuhi kebutuhan yang dibutuhkan Rp 16.800.000,.

Hingga Kamis malam tadi, penggalangan dana terus dilakukan, namun belum merubah hasil.

Kemudian Founder ACF Anita Amir Faisal berisiatif menanggung biaya yang belum tercukupi dari Rp 2,5 juta yang terkumpul. Anita Amir Faisal meminta kepada tim ACF mengurus dokumen pemulangan jenazah, serta menyelesaikan semua administrasi mulai dari Rumah Sakit hingga ke penerbangan, termasuk ambulan dari Bandara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh sudah dipersiapkan.

“Terima kasih kepada para donatur yang telah membantu, sehingga kita dapat memulangkan jenazah Muslem,” ujar Anita.

Kepada Keluarga yang ditinggalkan, Anita berpesan agar tabah dalam menghadapi cobaan yang sedang dialami keluarga Alm Muslem.
“Ada rencana Allah yang lebih besar dibalik cobaan ini,” katanya.