Home / ACEH / Buka Puasa Bersama Wakil Gubernur Aceh, ini Permintaan Abusyik

Buka Puasa Bersama Wakil Gubernur Aceh, ini Permintaan Abusyik

KLIKKABAR.COM, PIDIE- Pemerintah Kabupaten Pidie menggelar acara buka puasa bersama serta menyantuni anak yatim bersama Wakil Gubernur Aceh Ir.Nova Iriansyah Nurdin, kegiatan berlangsung di Pendopo Bupati Pidie, Rabu 30 Mei 2018.

Dalam kesempatan silaturrahmi dan buka puasa bersama tersebut, Bupati Pidie Roni Ahmad menyampaikan aspirasi masyarakat Pidie kepada Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah.

“Pada kesempatan yang baik ini, saya menyampaikan aspirasi masyarakat Pidie yang dititipkan melalui saya untuk disampaikan kepada Pemerintah Aceh. Bahwa Kami disini dengan berbagai sumber daya yang kami miliki, sangat terbuka dalam menerima berbagai program dari pemerintah Aceh yang berguna dalam menunjang pemberdayaan ekonomi masyarakat, infrastruktur dan berbagai program lainnya yang bermanfaat,” ujarnya.

Lebih lanjut kata dia, masyarakat Pidie sangat ramah dan tidak pernah menutup diri, oleh karena itu kata dia lagi, ia memohon kepada wakil Gubernur Aceh untuk terus memberikan perhatian yang lebih untuk Kabupaten Pidie.

” Aceh Hebat yang kita cita-citakan dimulai dengan sinergi menjadikan Pidie yang hebat pula. Pidie siap melangkah maju bersama dan beriringan dengan komitmen memajukan Aceh, disini kami menyebutnya Meusigrak,” pungkasnya.

Diakhir sambutannya, pria yang kerap disapa Abusyik menyebutkan, Ramadhan adalah bulan yang agung dan mulia, bulan yang dinantikan oleh muslim di seluruh dunia. Dalam bulan Ramadhan ini kita di minta untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Juga berlomba-lomba dalam mendapatkan ampunan Tuhan. Dua hal ini bisa kita aplikasikan secara luas dengan melakukan segala sesuatu sebagai ibadah. Baik menyangkut diri kita sendiri, orang dengan orang lain, kehidupan keluarga kita, masyarakat kita, bahkan bagi bangsa dan negara.

“Oleh karena itu, saya menyambut baik tradisi Buka Puasa bersama ini untuk saling bersilaturrahim, meningkatkan kedekatan kita tanpa menghalang-halangi kewajiban kita semua, sesuai dengan amanah Undang-undang Dasar untuk berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,” tutupnya.