Anggota DPD RI asal Aceh, Sudirman atau Haji Uma saat menjemput jenazah TKI Aceh Timur yang dipulangkan dari Malaysia, Rabu (25/10).
KLIKKABAR.COM, MEDAN – H. Sudirman atau yang lebih akrab disapa Haji Uma membantu pemulangan jenazah TKI atas nama Mulyadi, warga Gampong Seuneubok Timu, Kec. Idi Timu Kab. Aceh Timur. Pemulangan jenazah tersebut disambut langsung oleh Haji Uma di bandara Kuala Namu Sumatera Utara.
Mulyadi meninggal dunia di Jeranteh Kota Bahru, Kelantan, Malaysia pada hari Jum’at, 20 Oktober 2017 lalu. Jenazahnya sempat terkatung-katung di Malaysia karena terkendala izin dan biaya pemulangan.
Foto jenazah Mulyadi selama ini beredar luas di media sosial dengan kondisi yang cukup memprihatinkan, dimana terlihat bekas jahitan yang membentang dari leher sampai ke perut. Rencananya, jenazah Mulyadi dipulangkan Selasa kemarin, namun karena mayat sudah mengeluarkan bau tidak sedap, maka diharuskan membeli peti.
Sementara itu, Abu Saba selaku Ketua KANA (Kesatuan Aneuk Nanggroe Aceh) yang selama ini membantu mengumpulkan dana kembali dihadapkan dengan masalah kekurangan dana membeli peti mati.
Haji Uma yang melihat jenazah tersebut melalui media sosial langsung menghubungi Abu Saba di Malaysia, setelah mendapatkan penjelasan dari Abu Saba, Haji Uma langsung membantu meringankan beban pemulangan jenazah tersebut dengan mengirimkan dana sekitar 1.200 ringgit Malaysia.
“Alhamdulillah jenazah almarhum Mulyadi sudah tiba di tanah air melalui bandara Kualanamu Medan dan jenazah di jemput langsung oleh pihak keluarga Almarhum,” ungkap Haji Uma yang juga anggota DPD RI asal Aceh itu.
Menurut keterangan Tgk. Ilyas, abang kandung Almarhum, Mulyadi meninggal di tempat tinggalnya dengan kondisi tali terlilit dileher, namun hingga saat ini pihak keluarga belum mendapatkan keterangan dari pihak berwenang di Malaysia.
ZULKARNAINI
Klikkabar.com Jujur Mengabarkan