Home / ACEH / Yayasan Rumbia Diresmikan

Yayasan Rumbia Diresmikan

Istimewa

KLIKKABAR.COM, LHOKSEUMAWE – Acara peresmian Yayasan Rumbia di salah satu kedai kopi ternama di Lhokseumawe berlangsung meriah. Rumbia yang awalnya merupakan bagian dari Kopernik, kini telah menjadi lembaga independen yang berfokus pada penerapan energi bersih di Aceh. Rumbia telah terdaftar di Kementrian Hukum dan HAM sebagai yayasan (lembaga sosial) sejak Desember 2016, namun acara peresmian baru dilangsungkan pada Rabu kemarin, 8 Maret 2017.

Dalam acara bertema “Ngopi Inspirasi” tersebut, Rumbia memperkenalan organisasinya sebagai lembaga sosial baru di Provinsi Aceh yang berpusat di Lhokseumawe. Penjabaran visi dan misi, perkenalan anggota, serta pemaparan program-program kerja Rumbia selama dua tahun ke depan menjadi bahasan utama dalam acara ini. Selain itu, isu krisis energi, pengelolaan energi terbarukan di Aceh, dan sinergi organisasi dengan pemerintah juga dibahas dan menjadi topik diskusi yang menarik bagi para hadirin.

Hadirnya Rumbia di Provinsi Aceh menjadikan Rumbia organisasi pertama yang memperkenalkan dan mempromosikan aplikasi energi bersih dan energi baru terbarukan (EBT) di provinsi tersebut.

Menurut Zulfikar Tahir, direktur Yayasan Rumbia dalam siaran pers kepada Klikkabar.com, Rabu malam, 8 Maret 2017 mengatakan, upaya ini dilakukan agar masyarakat Aceh dapat hidup lebih sejahtera dengan mendayagunakan energi ramah lingkungan.

“Upaya inovatif ini telah mendapat dukungan dari pemerintah setempat, Bapak Halidi M.M, yang mewakili dari wakil Bupati Aceh Utara turut hadir pada acara yang dihadiri 40 orang tersebut,” kata Zulfikar.

CEO Kopernik, Toshihiro Nakamura, juga menunjukkan dukungannya dengan memberikan sepatah kata sambutan pada acara tersebut. Menurut Toshi, visi Rumbia untuk mewujudkan masyarakat sejahtera melalui pengelolaan energi yang bijak perlu didukung banyak pihak.

“Kopernik sendiri akan terus mendukung Rumbia melalui kerjasama dalam implementasi dan riset di berbagai proyek,” ujarnya.

Para hadirin yang datang dari berbagai kalangan – dari pemerintah lokal hingga akademisi – sangat puas dengan acara yang berlangsung informal tetapi kaya makna tersebut.

“Acaranya sangat informatif, saya doakan agar Rumbia selalu sukses,” tutur Marwan, perwakilan dari Dinas Pemberdayaan masyarakat dan gampong Kabupaten Aceh Utara.

Marwan yakin, bahwa program pemberdayaan yang saat ini sedang dijalankan oleh Pemerintah Aceh Utara sangat selaras dan dapat saling mendukung dengan apa yang saat ini Rumbia lakukan.

“Rumbia berharap aksi yang partisipatif dari masyarakat setempat agar perubahan sosial yang direncanakan dapat berjalan lancar,” kata Marwan.

“Yang jelas, Rumbia hadir untuk membangun masyarakat, jadi kami akan mengusahkan partisipasi tinggi dari masyarakat setempat dalam program-program Rumbia,” tutup Zulfikar.[]